Bupati Cup Kubar 2025 Jadi Ajang Pemersatu Masyarakat

  • 14 Nov 2025 10:06 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Sendawar: Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Agus Herawan, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan Bupati Cup Kubar 2025, yang saat ini tengah bergulir dengan atmosfer kompetisi yang semakin hidup di masyarakat.

Turnamen tahun ini diikuti 16 tim putra dan 9 tim putri, sebuah partisipasi yang dinilainya menunjukkan antusiasme dan minat besar terhadap olahraga di Kubar.

“Ini turnamen yang sangat positif dalam sebuah ajang kompetisi. Apalagi tahun ini juga diberikan kesempatan bagi pemain luar untuk ikut bertanding, meski dibatasi hanya lima orang per tim,” kata Agus, Jumat (14/11/2025).

Agus menilai, kehadiran pemain dari luar menjadi peluang bagi atlet lokal untuk belajar, memperkaya pengalaman, dan meningkatkan keterampilan mereka.

“Kita bisa merasakan dan mempelajari skil-skil dari pemain luar. Saya pikir ini sangat bagus untuk perkembangan olahraga kita,” ujarnya.

Dari kacamata KONI, hal yang paling menarik dari Bupati Cup 2025 adalah gengsi dan semangat antar-kecamatan.

Menurut Agus, kompetisi ini mampu menggerakkan masyarakat dari 16 kecamatan di Kubar untuk memberikan dukungan penuh kepada tim masing-masing.

“Event ini menunjukkan bahwa olahraga itu bisa menyatukan masyarakat. Ada kebanggaan, ada kebersamaan, dan itu sangat positif,” ucapnya.

Meski demikian, Agus tidak menampik adanya harapan masyarakat agar pertandingan juga digelar pada malam hari, mengingat banyak warga yang bekerja pada pagi dan siang.

“Memang banyak masukan dari masyarakat untuk pertandingan malam. Namun saat ini penerangan belum memadai, jadi belum bisa dipaksakan,” kata Agus.

KONI berharap pada tahun mendatang sarana dan prasarana dapat ditingkatkan.

“Mudah-mudahan tahun berikutnya fasilitas pendukung bisa diperbaiki. Kalau malam hari bisa dilaksanakan, penonton pasti akan lebih banyak,” ujarnya.

Agus menegaskan, dalam pelaksanaan Bupati Cup, KONI berperan sebagai pendamping.

Sementara anggaran kegiatan berada di bawah Dispora Kubar, dan pelaksanaan teknis ditangani oleh Askab PSSI beserta tim lapangannya.

“Askab PSSI sudah menunjukkan pemahaman yang baik terhadap standar teknis event-event besar seperti ini. Dari persiapan pemain sampai aturan pertandingan, semuanya berjalan baik,” katanya.

Ia bsrharap agar berbagai masukan masyarakat, termasuk soal pelaksanaan malam hari, dapat menjadi evaluasi konstruktif bagi penyelenggaraan tahun depan.

“Kita ingin Bupati Cup terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat. Semoga tahun berikutnya harapan publik bisa kita wujudkan bersama,” ujar Agus Herawan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....