RRI Jadi Mitra Strategis Pembangunan IKN
- 20 Agt 2026 14:54 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, IKN - Radio Republik Indonesia (RRI) dinilai masih memiliki peran penting di tengah perkembangan industri 5.0 dan pesatnya pertumbuhan media digital. Keberadaan RRI tetap diterima masyarakat, termasuk generasi muda, karena mampu menghadirkan informasi yang aktual dan dapat dipertanggungjawabkan.
Sekretaris Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bimo Adi Nursanthyasto mengatakan RRI menjadi salah satu media yang tidak ditinggalkan masyarakat di tengah perubahan pola konsumsi informasi. Menurutnya, perkembangan teknologi justru membuka ruang bagi RRI untuk terus beradaptasi dalam menyampaikan informasi kepada publik.
“RRI tidak ditinggalkan oleh masyarakat di tengah memasuki era industri 5.0. Ketika generasi muda berubah dari hanya melihat dan mendengar, sekarang mereka dapat mengakses berbagai media digital yang tersedia dan mudah dijangkau,” kata Bimo, Kamis, 20 Agustus 2026.
Menurut Bimo, RRI juga memiliki posisi strategis sebagai mitra OIKN dalam menyampaikan perkembangan pembangunan Ibu Kota Nusantara kepada masyarakat. Informasi yang disampaikan diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai berbagai program dan kinerja pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Kemitraan tersebut dinilai penting karena pembangunan IKN tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga melibatkan masyarakat serta berbagai pemangku kepentingan. RRI diharapkan dapat menjadi jembatan informasi yang menyampaikan perkembangan pembangunan secara objektif dan mudah dipahami masyarakat.
OIKN dalam waktu dekat juga akan melanjutkan pembangunan fasilitas pemerintahan, termasuk gedung perkantoran bagi lembaga legislatif dan yudikatif. Perkembangan pembangunan tersebut membutuhkan penyampaian informasi yang terbuka agar masyarakat dapat mengetahui progres pekerjaan di lapangan.
“RRI diharapkan mengambil bagian untuk memberikan informasi yang sebenarnya mengenai progres pembangunan di lapangan, pelibatan masyarakat, hingga kinerja positif pemerintah,” ujar Bimo.
Keterlibatan RRI diharapkan tidak hanya dilakukan melalui pemberitaan mengenai pembangunan infrastruktur, tetapi juga dengan mengangkat berbagai aktivitas masyarakat dan proses pembangunan yang berlangsung di kawasan IKN. Dengan demikian, publik memperoleh informasi yang lebih utuh mengenai perkembangan ibu kota baru.
Bimo menilai RRI memiliki pengalaman dan jangkauan yang dapat mendukung penyebarluasan informasi pembangunan kepada masyarakat luas. Kehadiran media publik tersebut dinilai penting untuk menjaga komunikasi antara pemerintah, OIKN, dan masyarakat dalam proses pembangunan IKN.
“Diharapkan RRI akan selalu menjadi sahabat OIKN, sahabat pemerintah, dan juga sahabat masyarakat luas,” ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....