Gandeng 22 Perusahaan Konstruksi Bangun IKN, Basuki: Utamakan Kualitas Pelayanan

  • 22 Apr 2026 17:05 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara menghadirkan ruang kolaborasi bagi industri konstruksi melalui kegiatan Building and Construction Business Matching yang digelar bersama Indonesia Construction Architecture Network (ICAN), di IKN.

Kegiatan ini diikuti 22 perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi dan material bangunan. Forum ini mempertemukan pelaku usaha dengan kebutuhan pembangunan di kawasan Nusantara, sekaligus menjadi ajang penyampaian inovasi dan teknologi konstruksi.

Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, menegaskan pembangunan IKN harus dijalankan dengan komitmen tinggi serta memenuhi standar kualitas.

“Mari kita saling mendukung. Kita harus menjiwai bekerja di IKN dengan tanggung jawab membangun kota ini. Saya ingin kualitas, estetik, dan keberlanjutan lingkungan,” ujarnya dalam keterangan pers, Rabu 22 April 2026.

Basuki mengatakan, pembangunan di Nusantara harus menjadi contoh dalam menghadirkan infrastruktur yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga dalam kualitas layanan.

“Di sini tidak hanya menjual produk berkualitas tinggi, tetapi juga pelayanan yang lebih baik,” katanya.

Dalam forum tersebut, Basuki turut mendorong keterlibatan pelaku usaha untuk memberikan dampak nyata, termasuk membuka peluang kerja bagi masyarakat di sekitar kawasan IKN.

Sementara itu, Deputi Sarana Prasarana OIKN, Aswin G. Sukahar, menekankan pentingnya inovasi berkelanjutan dalam industri konstruksi.

“Teknologi tidak berhenti pada produk yang ada saat ini. Ada tantangan untuk menghadirkan solusi yang lebih baik. IKN ini etalase yang luar biasa untuk kita kembangkan bersama,” ucap Aswin.

Ia menambahkan, pembangunan di IKN tidak hanya mengandalkan produk yang tersedia di pasar, tetapi juga mendorong solusi konstruksi yang adaptif sesuai kebutuhan desain dan standar kawasan.

Melalui pendekatan ini, pembangunan di Nusantara tidak hanya berfokus pada penyediaan infrastruktur, tetapi juga mendorong transformasi industri konstruksi, baik dari sisi kualitas produk, inovasi teknologi, maupun peningkatan layanan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....