IKN Resmi Miliki Masterplan Transportasi Cerdas Masa Depan

  • 14 Jun 2025 19:32 WIB
  •  Sendawar

KBRN, Nusantara : Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) secara resmi menerima laporan hasil studi Urban Mobility Masterplan dan Intelligent Mobility Ecosystem dari Kemitraan Indonesia Australia untuk Infrastruktur (KIAT). Masterplan transportasi cerdas masa depan ini diserahkan konsultan pelaksana, kerja sama Indonesia-Australia di kantor Bersama Sentra Massa Plaza Seremoni, Nusantara, Jumat (13/6/2025).

Dokumen ini menjadi landasan strategis pengembangan sistem transportasi cerdas dan berkelanjutan di Ibu Kota baru Indonesia.

Sekretaris OIKN, Bimo Adi Nursanthyasto mengatakan, masterplan ini dirancang untuk membangun sistem mobilitas urban yang modern, efisien, dan ramah lingkungan. Termasuk rencana jangka panjang tata guna lahan, strategi proyek prioritas, serta penerapan sistem transportasi pintar berbasis teknologi.

Menurutnya, desain mobilitas perkotaan sejak dini sangat penting karena menentukan bagaimana sebuah kota tumbuh, bergerak, dan melayani warganya secara efisien. Tanpa perencanaan yang matang, kota akan menghadapi berbagai masalah seperti kemacetan, polusi, ketimpangan akses, dan ketidakefisienan sistem transportasi.

Perencanaan sejak awal memungkinkan integrasi antar moda, pendekatan ramah lingkungan, serta mendukung visi kota cerdas dan inklusif yang berorientasi pada manusia.

“Nusantara dipersiapkan sebagai kota cerdas dan people-centric. Mobilitas urban adalah kunci, dan perencanaannya harus dinamis, terus diperbarui, serta terbuka untuk kolaborasi berkelanjutan,” ujarnya.

BACA JUGA:

Indonesia-Australia Bersatu Tingkatkan Mutu Pendidikan Dasar di IKN

Deputi Infrastruktur Bappenas Abdul Malik Sadat Idris menyambut baik dokumen ini sebagai fondasi kuat bagi otorita IKN untuk membangun sistem transportasi cerdas di Nusantara.

“Pembangunan mobilitas harus efisien dan mengundang partisipasi publik maupun swasta. Studi ini memberikan arah jelas untuk mewujudkan kota modern Nusantara,” katanya.

Wakil Dubes Australia untuk Indonesia, Gita Kamath, menyatakan kebanggaannya atas kerja sama yang telah terjalin. Ia menegaskan komitmen Australia dalam mendukung pengembangan IKN, terutama di sektor infrastruktur dan transportasi berkelanjutan.

“Masterplan ini bukan hanya peta jalan, tapi juga batu loncatan untuk memperdalam kolaborasi dua negara,” ujarnya.

BACA JUGA:

OIKN-INOVASI Wujudkan Pendidikan Dasar Berkualitas di Ibukota Nusantara

Studi ini mendukung visi jangka panjang OIKN, termasuk target 80% moda transportasi publik pada 2045, mobilitas maksimal 10 menit ke fasilitas penting, transportasi ekspres dari pusat pemerintahan ke bandara, serta pencapaian emisi nol.

Laporan ini menjadi bukti komitmen OIKN dalam membangun kota masa depan yang cerdas, hijau, dan inklusif dan bukan sekadar kota, tapi peradaban baru Indonesia.

Dalam dokumen masterplan ini, tercantum sistem transportasi cerdas masa depan di Ibu Kota Nusantara (IKN) yang mendukung sembilan layanan utama, yaitu:

1. EPS (Electronic Payment System) – Sistem Pembayaran Elektronik

2. MaaS (Mobility as a Service) – Mobilitas sebagai Layanan

3. ATIS (Advanced Traveller Information System) – Sistem Informasi Perjalanan Canggih

4. AAM (Advanced Air Mobility) – Mobilitas Udara Canggih

5. ATMS (Advanced Traffic Management System) – Sistem Manajemen Lalu Lintas Canggih

6. IMS (Incident Management System) – Sistem Manajemen Insiden

7. Digital Twin – Kembaran Digital

8. APMS (Advanced Parking Management System) – Sistem Manajemen Parkir Canggih

9. APTS (Advanced Public Transportation System) – Sistem Transportasi Umum Canggih

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....