Kaya Nutrisi dan Terjangkau, Inilah Manfaat Hati Ayam
- 30 Jul 2026 07:12 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Hati ayam kerap dipandang sebelah mata dan dihindari sebagian orang karena kekhawatiran akan kandungan kolesterolnya. Padahal, bahan pangan lokal yang terjangkau ini tergolong superfood lokal yang menyimpan segudang gizi vital untuk menunjang kesehatan tubuh manusia jika dikonsumsi secara tepat dan tidak berlebihan.
Sebagai salah satu jenis jeroan paling populer, hati ayam kaya akan protein berkualitas tinggi, zat besi heme yang mudah diserap tubuh, vitamin A, B12, serta folat. Kombinasi nutrisi padat ini menjadikannya salah satu bahan pangan terbaik untuk mencegah stunting pada anak dan mengatasi masalah anemia pada orang dewasa.
Penelitian dalam American Journal of Clinical Nutrition Para ahli gizi mencatat setidaknya ada beberapa manfaat utama hati ayam bagi kesehatan tubuh yang patut Anda ketahui:
- Mencegah dan Mengatasi Anemia: Kandungan zat besi heme dan vitamin B12 yang sangat tinggi berperan penting dalam pembentukan sel darah merah serta mencegah rasa letih akibat kekurangan darah.
- Meningkatkan Daya Tahan Tubuh: Kombinasi vitamin A dan seng (zinc) di dalamnya memperkuat sistem kekebalan tubuh dalam melawan infeksi kuman dan virus.
- Menjaga Kesehatan Mata dan Kulit: Melimpahnya vitamin A (retinol) membantu mempertahankan fungsi penglihatan tetap tajam serta mendukung regenerasi sel kulit.
- Mendukung Perkembangan Otak dan Janin: Kandungan folat dan kolin yang tinggi sangat baik untuk mendukung perkembangan sistem saraf anak serta mencegah cacat tabung saraf pada janin.
- Membantu Pembentukan Otot: Kadar proteinnya yang tinggi menyediakan asam amino esensial yang dibutuhkan untuk perbaikan sel dan pembentukan jaringan otot tubuh.
Tips Aman dan Sehat Mengolah Hati Ayam:
1. Agar khasiat nutrisinya terserap maksimal tanpa memicu masalah kesehatan, simak tips pengolahan dan konsumsi berikut:
2. Pilih Hati Ayam yang Segar: Pastikan memilih hati ayam berwarna merah segar, bertekstur kenyal, tidak berbau busuk, dan permukaannya licin tanpa bercak kehijauan.
3. Cuci dan Rendam dengan Jeruk Nipis: Bersihkan bagian lemak yang menempel, lalu rendam sebentar dengan perasan air jeruk nipis atau susu cair untuk menghilangkan bau amis yang menyengat.
4. Masak Hingga Matang Sempurna: Hindari memasak hati ayam setengah matang. Pastikan dimasak hingga bagian dalamnya berubah warna secara merata untuk membunuh bakteri merugikan seperti Salmonella.
5. Batasi Porsi Konsumsi: Karena sangat tinggi vitamin A dan kolesterol, konsumsi hati ayam cukup 1–2 kali seminggu dengan porsi sedang (sekitar 50–100 gram per porsi) agar tidak memicu kelebihan vitamin A (hipervitaminosis A).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....