Minum setelah Makan Tidak Baik untuk Kesehatan, Benarkah?

  • 20 Jun 2026 15:41 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Kebiasaan meneguk segelas air dingin sesaat setelah mengunyah suapan terakhir makanan seolah sudah menjadi tradisi di meja makan. Namun, belakangan ini berkembang kekhawatiran di masyarakat bahwa langsung minum setelah makan dapat mengganggu proses pencernaan dan berdampak buruk bagi kesehatan tubuh.

Secara medis, anggapan bahwa air dapat mengencerkan asam lambung secara ekstrem hingga merusak pencernaan ternyata kurang tepat. Menurut ulasan ilmiah dalam Jurnal Kedokteran dan Kesehatan Indonesia (Universitas Islam Indonesia), lambung manusia memiliki sistem regulasi yang sangat adaptif dalam menyesuaikan keasaman cairan pencernaan. Namun, minum air dalam jumlah berlebih (terutama air es) secara langsung setelah makan terbukti dapat memperlambat kerja enzim lambung dan memicu distensi lambung, yang menimbulkan sensasi begah, kembung, serta memperberat gejala refluks asam lambung (GERD).

Urutan Waktu Minum yang Ideal Saat Makan

Untuk mengoptimalkan kerja sistem pencernaan tanpa memicu gangguan lambung, berikut adalah pembagian waktu minum yang sangat direkomendasikan oleh para ahli:

1.Mempersiapkan Dinding Lambung:30 Menit Sebelum Makan.

Minumlah satu gelas air putih hangat setengah jam sebelum makan. Langkah ini berfungsi untuk menghidrasi lapisan mukosa lambung dan merangsang produksi asam lambung agar siap mencerna makanan.

2.Membasahi Saluran Tenggorokan:Saat Proses Makan.

Batasi konsumsi air selama makan. Cukup teguk satu atau dua sesapan kecil air bersuhu ruang jika Anda merasa seret, gunanya hanya untuk membantu melunakkan makanan (bolus) agar lebih mudah tertelan.

3.Menahan Diri dari Air Berlebih:0–15 Menit Setelah Makan.

Sesaat setelah makan, hindari langsung menenggak air dalam porsi besar. Biarkan enzim lambung (pepsin dan asam klorida) bekerja memecah protein dan makanan tanpa intervensi cairan dari luar.

4.Waktu Utama untuk Hidrasi:30 Menit Setelah Makan.

Setelah jeda setengah jam, Anda dipersilakan minum air putih secukupnya. Pada fase ini, makanan sudah mulai bergeser ke usus dua belas jari, sehingga air akan membantu memperlancar penyerapan nutrisi.

Tips Pilih Suhu Air yang Tepat

Hindari kebiasaan minum air es atau minuman manis berkabonasi setelah mengonsumsi makanan berlemak tinggi. Air dingin dapat membekukan komponen lemak dalam makanan yang baru saja Anda telan, sehingga lambung harus bekerja dua kali lebih keras untuk mencernanya. Biasakan untuk selalu memilih air putih hangat guna membantu melemaskan otot-otot saluran pencernaan Anda.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....