Dari Sembilan Siswa, Sekolah Transformasi Kubar Kini Berkembang dan Berprestasi

  • 07 Okt 2026 15:12 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Sekolah TK dan SD Transformasi Kutai Barat tumbuh dari perjuangan panjang di tengah keterbatasan hingga berkembang menjadi salah satu sekolah yang aktif mendorong inovasi dan digitalisasi pendidikan di Kabupaten Kutai Barat.

Ketua Yayasan Sekolah Transformasi Kutai Barat, Widodo Rahayu, mengatakan sekolah tersebut dibangun melalui proses bertahap sejak 2009 silam. Bahkan, lahan sekolah seluas hampir dua hektare diperoleh dengan cara dicicil selama empat tahun.

“Sekolah kami mengawali dengan perjuangan yang sangat berat. Tapi kami bersyukur beberapa tahun ini kemajuannya sangat luar biasa,” kata Widodo saat memberikan sambutan dalam Bimbingan Teknis Digitalisasi Pendidikan di Sekolah Transformasi Kutai Barat, Kampung Belempung Ulaq, Kecamatan Barong Tongkok, Sabtu, 3 Oktober 2026.

Menurut Widodo, perjalanan sekolah semakin berkembang setelah jumlah peserta didik meningkat. Sekolah yang pada awalnya hanya memiliki sembilan siswa kini telah memiliki peserta didik hingga ratusan orang.

“Jangan lihat besarnya. Lihat nyicilnya empat tahun. Terus anak-anaknya dari sembilan anak, sudah sekarang meningkat ratusan,” ujarnya.

Widodo mengatakan perkembangan tersebut tidak hanya ditandai dengan bertambahnya jumlah siswa dan fasilitas sekolah. Sekolah Transformasi juga terus berupaya meningkatkan kualitas pendidikan melalui kreativitas guru dan pemanfaatan teknologi.

Sekolah tersebut kini memiliki situs web dan aktif menggunakan media sosial untuk menyampaikan berbagai kegiatan serta kreativitas guru dan siswa. Upaya tersebut menjadi bagian dari langkah sekolah menuju digitalisasi pendidikan.

Menurut Widodo, perkembangan teknologi menuntut guru terus belajar dan menyesuaikan diri dengan perubahan. Ia menilai teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau AI, dapat dimanfaatkan untuk mendukung proses pembelajaran.

Ia juga mendorong guru tidak hanya menguasai teknologi, tetapi menerapkan pengetahuan yang diperoleh dan membagikannya kepada guru lainnya.

“Jangan sudah dapat ilmu dipendam. Harus diimplementasikan, harus dibagikan, apalagi yang kepala-kepala sekolah. Wajib hukumnya untuk mengimplementasikan kepada guru-guru yang lain,” ucapnya.

Perjalanan Sekolah Transformasi juga diwarnai sejumlah capaian akademik peserta didik. Widodo menyebut siswa sekolah tersebut mampu menunjukkan kemampuan dalam Tes Kemampuan Akademik atau TKA. Beberapa siswa pada mata pelajaran matematika, IPA, dan Bahasa Indonesia bahkan berhasil lolos ke tingkat provinsi.

Ia mengatakan hasil tersebut menunjukkan peserta didik di Kutai Barat memiliki kemampuan yang tidak kalah dibandingkan siswa dari daerah lain, selama mendapat dukungan guru dan lingkungan belajar yang baik.

“Artinya anak-anak kita punya kemampuan hebat, jika dibarengi dengan guru-guru yang hebat. Tapi kalau anak-anak kita hebat, tidak dibarengi dengan guru-guru yang hebat, terpendam potensinya,” kata Widodo.

Sekolah Transformasi juga pernah mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Google Education bersama peserta dari sejumlah negara. Pengalaman tersebut, menurut Widodo, semakin membuka wawasan sekolah mengenai perkembangan teknologi dan pendidikan.

Selain prestasi akademik, perjalanan sekolah juga mencatat keberhasilan alumninya. Widodo menyebut salah satu lulusan Sekolah Transformasi yang merupakan putri asli Kutai Barat berhasil lolos menjadi bagian dari Kementerian Pertahanan.

Menurutnya, capaian tersebut menjadi bukti bahwa keterbatasan daerah bukan penghalang bagi anak-anak Kutai Barat untuk meraih prestasi.

“Bukan karena sekolahnya hebat, enggak. Tapi karena ada guru-guru hebat, orang tua hebat,” ujarnya.

Widodo berharap perjalanan Sekolah Transformasi tidak berhenti pada pembangunan fasilitas dan peningkatan jumlah peserta didik. Sekolah terus diarahkan menjadi ruang belajar yang mampu memanfaatkan teknologi, mengembangkan kreativitas guru, serta membuka kesempatan lebih luas bagi anak-anak Kutai Barat untuk berprestasi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....