Perguruan Tinggi se-Kalimantan Perkuat Kolaborasi Pendidikan di IKN

  • 09 Mei 2026 16:15 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Nusantara – Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) memperkuat kolaborasi dengan perguruan tinggi se-Kalimantan untuk menyiapkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Komitmen itu mengemuka dalam Rapat Koordinasi Pimpinan Perguruan Tinggi se-Kalimantan di Multifunction Hall, Kantor Bersama 3, Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, Sabtu 9 Mei 2026.

Rapat bertema “Sinergi dan Kolaborasi dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Perguruan Tinggi Kalimantan” itu dihadiri pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta se-Kalimantan, pejabat Otorita IKN, perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta Ketua Komisi X DPR RI.

Sekretaris Otorita IKN, Bimo Adi Nursanthyasto, menegaskan pentingnya kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi dalam menyusun kurikulum yang adaptif terhadap kebutuhan masa depan.

Menurut Bimo, OIKN sudah membangun fasilitas pendidikan mulai dari SD hingga SMA. Selain itu ada SMA Taruna Nusantara serta perguruan tinggi swasta.

"Saya berdoa dari teman-teman Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi bisa fokus untuk membuat kurikulum yang berbeda yang dibutuhkan untuk masa depan kita,” ujar Bimo.

Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, meminta pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi memperjelas peran masing-masing dalam pengembangan ekosistem pendidikan di Kalimantan.

“Mutu dari perguruan tinggi adalah keharusan. Mudah-mudahan riset dan pengembangan banyak yang bekerja sama dengan IKN. Hasil rakor ini menjadi penting untuk meningkatkan pendidikan. Tentunya hal tersebut hanya dapat dicapai melalui sinergi bersama,” kata Hetifah.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Kemendiktisaintek, Badri Munir Sukoco, menilai Kalimantan memiliki potensi besar untuk mengembangkan pendidikan tinggi yang terintegrasi dengan pembangunan IKN.

“Kita punya IKN yang sedang dibangun, dan di sinilah laboratorium hidup terbesar di Indonesia. Saya kira ini perlu didorong melalui kerja sama antara perguruan tinggi dengan IKN. Kami berharap Otorita IKN dapat memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk melaksanakan riset, magang, maupun KKN tematik di IKN,” ujarnya.

Peserta rakor foto bersama di istana negara IKN. Foto: OIKN/Deden.

Badri juga memaparkan tiga strategi utama perguruan tinggi sebagai katalisator pembangunan nasional, yakni memperkuat kolaborasi akademik yang berdampak, meningkatkan kerja sama produktif dengan industri dan mitra pembangunan, serta memperkuat talenta dan tata kelola perguruan tinggi yang berkualitas.

“IKN merupakan kota masa depan Indonesia yang ramah lingkungan, berkelanjutan, dan didukung oleh seluruh pemangku kepentingan. Kami bersama mahasiswa dan dosen siap berkontribusi untuk mewujudkan Indonesia yang semakin berkelanjutan dengan IKN sebagai role model,” ucapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta rapat juga menanam tanaman endemik Kalimantan di kawasan Miniatur Hutan Hujan Tropis IKN. Kegiatan itu menjadi simbol komitmen bersama terhadap pembangunan berkelanjutan dan pelestarian lingkungan di Nusantara.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....