Pembangunan Jembatan ATJ Dipastikan Berlanjut pada 2027
- 28 Agt 2026 18:32 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) memastikan pembangunan program lanjutan tetap menjadi perhatian, meski daerah menghadapi tekanan fiskal akibat penyesuaian anggaran.
Salah satu program yang dipastikan berlanjut adalah pembangunan Jembatan Aji Tulur Jejangkat (ATJ). Pemerintah daerah telah memasukkan pembangunan tersebut dalam pembahasan program lanjutan.
Sekda Kutai Barat, Erik Viktory, mengatakan pembangunan Jembatan ATJ merupakan salah satu program yang telah diajukan dalam perencanaan lanjutan pemerintah daerah.
“Sudah kita ajukan ke DPRD juga, dan salah satu daripada program multiyears kita adalah pembangunan jembatan itu,” kata Erik, Jumat 28 Agustus 2026.
Menurut Erik, pembangunan Jembatan ATJ menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah yang telah disampaikan kepada masyarakat. Program tersebut juga berkaitan dengan visi dan misi kepala daerah.
Ia mengatakan selain ATJ, Jalan Bung Karno juga masuk dalam komitmen pembangunan yang akan dilanjutkan. Pemerintah memastikan program tersebut tetap menjadi perhatian dalam perencanaan pembangunan berikutnya.
“Tentunya pemerintah Kabupaten melalui Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati sudah menjanjikan di dalam visi misi mereka, bahwasanya untuk jembatan ATJ, jalan Bung Karno, itu akan dilanjutkan,” ujarnya.
Erik menjelaskan pemerintah daerah memiliki sejumlah proyek besar lainnya yang juga sedang dipersiapkan. Namun, rincian mengenai proyek tersebut belum dapat disampaikan sebelum tahapan pembahasan anggaran bersama DPRD selesai.
“Ada beberapa, cuma nanti secara rinci, mungkin setelah kesepakatan KUA PPAS untuk 2027 dengan DPRD, baru mungkin kita bisa publish,” ucap Erik.
Ia mengatakan keberlanjutan program pembangunan tetap disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. Pemerintah perlu memastikan program yang dilanjutkan memiliki dukungan anggaran dalam perencanaan tahun berikutnya.
Kepastian keberlanjutan ATJ menjadi salah satu perhatian pemerintah daerah di tengah proses penyesuaian anggaran. Program tersebut tetap diarahkan untuk masuk dalam pembangunan lanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....