DPRD Apresiasi Tenaga Medis Layani Beragam Karakter Pasien
- 29 Agt 2026 15:17 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Anggota DPRD Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Rull Riskha Risandi, mengapresiasi tenaga medis yang tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan berbagai latar belakang dan karakter pasien.
Menurutnya, menjadi tenaga medis bukan pekerjaan yang mudah karena setiap hari berhadapan dengan masyarakat dengan kondisi, karakter dan persoalan yang berbeda-beda.
“Memang kalau kita melihat, bukan sesuatu yang gampang menjadi tenaga medis, karena melayani masyarakat dari berbagai macam kalangan, berbagai macam model, kemudian berbagai macam tingkah lakunya,” kata Rull Riskha Risandi, Sabtu 29 Agustus 2026.
Rull mengatakan tenaga medis dapat menghadapi pasien maupun keluarga pasien dengan berbagai kondisi. Karena itu, dibutuhkan kesabaran dan kemampuan untuk tetap memberikan pelayanan dengan baik dalam situasi apa pun.
Ia menilai persoalan dalam pelayanan kesehatan tidak selalu dapat dibebankan kepada satu pihak. Masyarakat sebagai penerima pelayanan maupun tenaga medis sebagai pemberi layanan sama-sama perlu memahami kondisi masing-masing.
Menurutnya, tenaga medis juga memiliki persoalan pribadi dan keluarga yang tidak dapat dilepaskan dari kehidupan sehari-hari. Namun, ketika berada dalam lingkungan kerja, tenaga kesehatan tetap dituntut memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Rull juga menyoroti potensi munculnya konflik antara keluarga pasien dan tenaga medis. Ketidakpuasan terhadap pelayanan terkadang dapat berkembang menjadi perselisihan apabila tidak disikapi dengan komunikasi yang baik.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah melakukan kekerasan terhadap tenaga kesehatan ketika menghadapi persoalan dalam pelayanan. Sebaliknya, tenaga medis juga diharapkan tetap memberikan penjelasan dengan cara yang baik dan sabar.
“Kalau memang ada hal-hal yang menyinggung hati Bapak Ibu oleh masyarakat yang khilaf, ya kalau dimaklumi kepada tenaga medis, diarahkan dengan yang baik, dengan sabar,” ujarnya.
Rull berharap hubungan antara masyarakat dan tenaga medis dapat terus dibangun dengan sikap saling menghargai. Menurutnya, komunikasi yang baik akan membantu menciptakan suasana pelayanan kesehatan yang lebih nyaman bagi pasien maupun tenaga medis.
Ia menilai peningkatan kualitas pelayanan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan tenaga medis, tetapi juga membutuhkan dukungan serta pemahaman dari masyarakat yang menerima pelayanan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....