Kapolres Kubar Tegaskan Pemberantasan Narkoba Kerja Tim, Bukan One Man Show
- 18 Apr 2026 03:00 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Kapolres Kutai Barat, AKBP Boney Wahyu Wicaksono, menegaskan pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukumnya merupakan hasil kerja kolektif tim, bukan keberhasilan individu.
Kapolres menyebut, pengungkapan kasus narkoba melibatkan sinergi antara Satuan Reserse Narkoba Polres Kutai Barat dan jajaran Polsek. Ia menegaskan tidak ada istilah “one man show” dalam penanganan kasus, baik pidana umum maupun narkotika.
“Semua keberhasilan ini murni kerja sama tim, baik dari Satres Narkoba maupun Polsek. Tidak ada keberhasilan satu orang anggota,” kata Kapolres dalam pernyataan yang dikutip, Jumat 17 April 2026.
Ia menambahkan, kejahatan narkotika tergolong extraordinary crime, atau kejahatan luar biasa sehingga membutuhkan strategi khusus dan kolaborasi yang kuat. Polres Kutai Barat juga terus mendorong peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi terkait peredaran narkoba.
“Kami berharap masyarakat turut membantu memberikan informasi kepada kepolisian, baik ke Satreskrim maupun Satresnarkoba,” ujarnya.
14 Kasus Terungkap, 19 Tersangka Diamankan
Kapolres memaparkan, sejak Januari hingga pertengahan April 2026, Polres Kutai Barat bersama jajaran berhasil mengungkap total 14 kasus narkoba dengan 19 tersangka.
Rinciannya, Satres Narkoba Polres Kutai Barat menangani 9 laporan polisi dengan 11 tersangka dan barang bukti sabu seberat 54,9 gram.
Sementara itu, jajaran Polsek mengungkap 5 kasus dengan 8 tersangka, serta mengamankan barang bukti sabu lebih besar, yakni sekitar 305,11 gram.
“Ini menunjukkan bahwa seluruh jajaran bergerak bersama. Tidak ada tim yang lebih unggul, semuanya berkomitmen memberantas narkoba di Kutai Barat,” ucapnya tegas.
Pelaku Beragam, Masih Didalami
Terkait status pelaku, Kapolres menjelaskan bahwa sebagian merupakan pengedar dan kurir. Namun, penentuan status hukum dilakukan melalui proses assessment lebih lanjut.
“Kami tidak serta-merta menetapkan seseorang sebagai bandar. Semua melalui proses penyelidikan dan pendalaman,” katanya.
Kapolres juga meminta media memahami bahwa setiap pengungkapan kasus merupakan hasil kerja tim yang solid dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas).
Ia menegaskan, pemberantasan narkoba menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen, baik aparat maupun masyarakat.
“Peredaran narkotika ini harus menjadi perhatian kita bersama. Kami butuh dukungan semua pihak untuk memeranginya,” kata AKBP Boney.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....