Polisi Temukan Kerangka Manusia di Melak Ilir, Kubar
- 21 Mar 2025 08:20 WIB
- Sendawar
KBRN, Sendawar : Kepolisian Sektor (Polsek) Melak Polres Kutai Barat tengah menangani kasus penemuan kerangka manusia di lahan waris milik Sofian Tuin, Jalan Dimbak RT. 015, Kelurahan Melak Ilir, Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Penemuan tersebut dilaporkan pada Kamis, 20 Maret 2025, sekitar pukul 13.35 Wita, setelah Sofian Tuin dan dua rekannya, Laurensius Matril Pasapan dan Yosafat Rampan, menemukan kerangka tersebut saat sedang melakukan pengukuran tanah.
Ketua RT. 015 Kelurahan Melak Ilir, Achad Hidayat, pada tahun 2024 sempat ada laporan warga tentang orang hilang di wilayah tersebut.
"Warga sempat melaporkan adanya orang hilang, tapi saat itu tidak ditemukan jejak yang jelas," ujarnya.
BACA JUGA:
Polres Kubar Gerebek Tambang Ilegal di Tiga Lokasi
Sementara itu, Muhammad Sunariono, seorang warga setempat, mengaku pernah melaporkan ke Polsek Melak tentang hilangnya seorang pria bernama Untung Saputra (61 tahun), warga Kampung Sekolaq Muliaq. Untung diketahui mengidap penyakit komplikasi dan menghilang tanpa kabar.
Mendapat laporan tersebut, Kapolsek Melak bersama personelnya segera mendatangi lokasi kejadian perkara (TKP). Mereka bekerja sama dengan tim Inafis Polres Kutai Barat untuk melakukan olah TKP guna mengumpulkan bukti-bukti yang diperlukan. Kerangka manusia tersebut kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) HIS untuk dilakukan visum guna identifikasi lebih lanjut.
Polsek Melak juga melakukan penyelidikan mendalam dengan mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi. Langkah ini diambil untuk mengungkap identitas korban dan penyebab kematiannya.
"Kami sedang mengumpulkan informasi dari warga dan keluarga yang mungkin kehilangan anggota keluarganya. Ini penting untuk memastikan identitas korban," kata Kapolsek Melak.
BACA JUGA:
Polres Kubar Tetapkan Dua Tersangka Kasus Tambang Ilegal
Situasi di lokasi penemuan dilaporkan kondusif, dan Polsek Melak terus memantau perkembangan kasus ini. Penemuan kerangka manusia ini menjadi perhatian serius bagi aparat kepolisian, yang berkomitmen untuk mengungkap fakta di balik kejadian tersebut.
Masyarakat diimbau untuk tidak menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya dan bekerja sama dengan pihak kepolisian. Sebab kasus ini masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut, dan polisi akan memberikan update seiring dengan perkembangan investigasi.