Kapal BBM Hanya Sampai Melak, Distribusi Dilanjutkan Jalur Darat

  • 29 Sep 2026 10:51 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) menuju Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) saat ini hanya dapat melayani pengiriman hingga Kampung Bohoq, wilayah Melak, Kabupaten Kutai Barat. Kondisi tersebut terjadi akibat pendangkalan Sungai Mahakam yang menghambat pergerakan kapal pengangkut BBM menuju wilayah Mahulu.

Setelah tiba di Bohoq, BBM kemudian didistribusikan secara bertahap menggunakan jalur darat. Pengiriman melalui jalur tersebut saat ini dilakukan dengan kapasitas sekitar 5.000 liter BBM setiap hari untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Mahulu.

Kapolsek Long Bagun IPDA Rudi Hardianto mengatakan, penjualan BBM di SPBU Ujoh Bilang saat ini dibatasi untuk seluruh jenis kendaraan. Pembatasan dilakukan agar pasokan yang tersedia dapat dibagikan secara merata kepada masyarakat.

“Penjualan BBM di SPBU dibatasi untuk semua jenis kendaraan agar dapat terbagi merata untuk masyarakat setempat,” kata Rudi, Selasa, 29 September 2026.

Menurutnya, pembatasan tersebut dilakukan karena distribusi BBM ke Mahulu masih menghadapi kendala akibat pendangkalan Sungai Mahakam. Kondisi itu membuat pengiriman dari daerah asal tidak dapat dilakukan seperti dalam kondisi normal.

“Distribusi BBM terkendala pendangkalan Sungai Mahakam sehingga stok di SPBU Ujoh Bilang harus dikelola secara hati-hati,” ujarnya.

Pola distribusi itu disesuaikan dengan kondisi jalur transportasi serta kemampuan angkutan darat dalam membawa BBM menuju Mahulu. Keterbatasan kapasitas angkutan membuat pasokan tidak dapat dikirim sekaligus dalam jumlah besar.

Kondisi tersebut turut berdampak terhadap pengelolaan stok BBM di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Ujoh Bilang. Pasokan yang masuk harus diatur secara hati-hati agar tetap dapat memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah kendala distribusi.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....