Kekeringan Berlanjut, Mahulu Belum Tetapkan Status Darurat Bencana
- 22 Sep 2026 10:06 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Meski dampak kekeringan akibat musim kemarau masih terjadi, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu belum menetapkan status siaga darurat untuk seluruh wilayah. Penanganan saat ini difokuskan pada wilayah yang mengalami dampak paling signifikan, terutama di kawasan hulu.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Mahulu, Agus Darmawan mengatakan, dampak kekeringan saat ini paling terasa di Kecamatan Long Pahangai dan Long Apari. Kondisi kedua wilayah tersebut juga diperberat oleh gangguan akses transportasi dan distribusi logistik.
Sementara itu, Kecamatan Long Bagun, Laham, dan Long Hubung masih berada dalam kondisi relatif aman. Penanganan di tiga kecamatan tersebut dinilai masih dapat dilakukan melalui jalur darat, sehingga belum membutuhkan langkah penanganan darurat seperti di wilayah hulu.
"Kenapa kita tidak tetapkan siaga darurat, karena baru dua kecamatan yang terdampak. Yang tiga kecamatan masih bisa kita tanggulangi lewat darat dan selama ini masih aman kita lihat," ujar Agus, Selasa, 22 September 2026.
Selain kondisi kekeringan, pemerintah juga memantau perkembangan harga kebutuhan pokok di seluruh wilayah Mahulu. Hingga saat ini, harga kebutuhan pokok di Long Bagun, Laham, dan Long Hubung belum menunjukkan dampak yang signifikan akibat kondisi kemarau.
Berbeda dengan tiga kecamatan tersebut, Long Pahangai dan Long Apari menghadapi persoalan yang lebih kompleks karena kekeringan turut berdampak terhadap akses transportasi dan distribusi kebutuhan masyarakat. Kondisi tersebut membuat pemerintah harus memberikan perhatian lebih terhadap kedua wilayah tersebut.
Agus menjelaskan, penanganan dampak kekeringan dilakukan dengan melibatkan lintas organisasi perangkat daerah sesuai tugas dan kewenangan masing-masing. BPBD menjalankan fungsi koordinasi, komando, dan pelaksanaan untuk memastikan upaya penanganan di wilayah terdampak dapat berjalan secara terpadu.
"Penanganan kita tetap dilakukan bersama-sama dengan OPD teknis. Untuk dua kecamatan yang terdampak, kita terus melakukan upaya mitigasi dan mengoptimalkan bantuan yang tersedia agar persoalan masyarakat dapat ditekan," katanya.
Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu tetap memantau perkembangan kondisi cuaca, akses transportasi, serta harga kebutuhan pokok sebagai dasar menentukan langkah berikutnya. Status penanganan dapat dievaluasi apabila dampak kekeringan meluas dan mulai memengaruhi wilayah lain di Mahulu.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....