Pemda Mahulu Imbau Penggunaan Masker untuk Aktifitas Luar Ruangan

  • 21 Sep 2026 12:57 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu menegaskan komitmen untuk memberikan perhatian penuh terhadap kesehatan para siswa dan tenaga pendidik. Langkah antisipatif ini diambil guna memastikan aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung aman di tengah potensi gangguan kesehatan di luar rumah.

Kebijakan perlindungan kesehatan ini ditujukan kepada seluruh warga sekolah yang masih harus beraktivitas di luar rumah selama masa penyesuaian. Pemerintah daerah mengimbau agar penerapan protokol kesehatan dasar senantiasa dipatuhi secara ketat.

Salah satu imbauan utama yang ditekankan yakni kewajiban penggunaan masker bagi para guru dan murid yang berada di luar ruangan. Selain itu, warga sekolah yang merasa kurang sehat disarankan untuk segera mengakses fasilitas layanan kesehatan formal terdekat.

"Pemerintah daerah memberikan perhatian terhadap siswa maupun tenaga pendidik yang harus beraktivitas di luar rumah dengan mewajibkan menggunakan masker dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan terdekat apabila mengalami sesak napas atau gangguan kesehatan lainnya," ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mahakam Ulu, Samson Batang, Senin, 21 September 2026.

Untuk menunjang efektivitas perlindungan tersebut, pihak sekolah diminta untuk membangun sinergi secara aktif dengan instansi kesehatan setempat. Langkah kolaboratif ini bertujuan agar kebutuhan sarana medis penunjang dapat terpenuhi dengan cepat dan memadai.

Kerja sama yang dilakukan mencakup koordinasi langsung dengan pusat kesehatan masyarakat terdekat di setiap wilayah sekolah. Ketersediaan perlengkapan medis esensial menjadi fokus utama dari koordinasi linier tersebut.

Samson Batang menambahkan bahwa kesiapan instansi pendidikan dalam menghadapi situasi darurat sangat bergantung pada sinergi antarlembaga ini. "Selain itu, sekolah diminta berkoordinasi dengan puskesmas setempat untuk memastikan ketersediaan masker medis, suplemen atau vitamin. Karena para tenaga pengajar tetap aktif di sekolah," katanya.

Guna mengantisipasi kondisi darurat di lokasi pembelajaran, pihak sekolah juga diberikan kewenangan untuk mengambil tindakan penanganan awal secara mandiri. "Jika diperlukan, sekolah juga dapat membentuk posko kesehatan darurat atau pertolongan pertama di lingkungan sekolah," ucap Samson Batang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....