Mahulu Kerahkan Bantuan Pangan atasi Dampak Kemarau
- 28 Agt 2026 07:38 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Bantuan logistik untuk masyarakat terdampak kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu belum mencakup seluruh bantuan pangan yang akan diterima daerah tersebut. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian masih mengirimkan sekitar tujuh ton bantuan tambahan yang diperkirakan segera tiba di Mahakam Ulu.
Dengan tambahan tersebut, total bantuan pangan yang akan dikerahkan untuk masyarakat diperkirakan mencapai lebih dari 16 ton. Bantuan ini diharapkan dapat memperkuat ketersediaan bahan kebutuhan pokok, terutama di wilayah yang mengalami kendala distribusi akibat kondisi Sungai Mahakam yang menyusut.
Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan salah satu kendala utama dalam penyaluran bantuan dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur yakni biaya angkutan. Kondisi tersebut menjadi perhatian karena bantuan harus didistribusikan hingga ke wilayah hulu yang memiliki akses transportasi cukup terbatas.
Menurut Angela, Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu akan mengupayakan berbagai cara agar persoalan biaya angkutan tidak menghambat distribusi bantuan. Pemkab Mahulu dapat menggunakan armada milik pemerintah daerah maupun menanggung biaya pengangkutan untuk memastikan bantuan sampai kepada masyarakat.
“Bagaimanapun caranya, yang penting sembako tercukupi di Long Apari, Long Pahangai, bahkan di tiga kecamatan yang ada di hilir. Entah nanti dengan armada kita sendiri ataupun dengan ongkos angkut yang kita bebankan ke Pemda,” kata Angela, Jumat, 28 Agustus 2026.
Ia menilai dukungan dari pemerintah provinsi sangat membantu dalam menjaga ketersediaan bahan kebutuhan pokok di tengah kondisi kemarau. Bantuan berupa barang dan bahan pangan tersebut selanjutnya akan menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten untuk memastikan pendistribusiannya berjalan hingga ke wilayah tujuan.
Angela menegaskan, pemerintah daerah akan terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi untuk memastikan bantuan yang telah disiapkan dapat segera diterima masyarakat. “Setidaknya provinsi sudah membantu kita dengan barang dan bahan sembakonya, tinggal bagaimana kita mengatur angkutannya supaya sampai kepada masyarakat,” ujarnya.
Pemkab Mahulu juga akan memprioritaskan penyaluran bantuan ke wilayah yang menghadapi kendala distribusi paling berat. Long Pahangai dan Long Apari menjadi perhatian utama karena kondisi transportasi sungai serta jarak tempuh membuat biaya pengiriman kebutuhan pokok menjadi lebih tinggi dibandingkan wilayah lainnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....