Kabut Asap, Puskesmas Barong Tongkok Catat Sedikit Kenaikan ISPA
- 01 Sep 2026 17:58 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Dinas Kesehatan Kabupaten Kutai Barat (Kubar), mencatat adanya sedikit peningkatan kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di wilayah kerja Puskesmas Barong Tongkok dalam beberapa waktu terakhir.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Kubar, Barnabas mengatakan, temuan tersebut menjadi bagian dari pemantauan rutin terhadap kondisi kesehatan masyarakat di tengah kabut asap.
Ditambahkan, laporan kesehatan dari seluruh wilayah terus dihimpun melalui jaringan Puskesmas. Dari 19 Puskesmas yang memberikan laporan, secara umum kondisi kasus ISPA masih berada dalam situasi yang terkendali.
“Dari laporan 19 Puskesmas ini memang mereka menyampaikan belum ada peningkatan yang signifikan terkait dengan ISPA,” kata Barnabas, Selasa 1 September 2026.
Kendati demikian, menurut Barnabas, Puskesmas Barong Tongkok menjadi salah satu wilayah yang menunjukkan pergerakan kasus berbeda dibandingkan laporan secara umum.
“Hanya Barong Tongkok aja yang agak ada sedikit peningkatan katanya,” ujarnya.
Pemantauan tersebut tidak hanya diarahkan pada jumlah penderita ISPA. Petugas juga mencermati jenis penyakit yang muncul di setiap wilayah untuk mendeteksi apabila terdapat perubahan pola kesehatan masyarakat yang memerlukan tindak lanjut.
Dinkes Kubar lanjut Barnabas, memiliki Tim Gerak Cepat dan Tim Penyelidikan Epidemiologi yang dapat bergerak ketika ditemukan kejadian penyakit yang tidak biasa. Tim tersebut melakukan penyelidikan langsung di lokasi untuk mengetahui kondisi dan kemungkinan faktor yang memengaruhinya.
Di tengah kondisi kabut asap, pemantauan dilakukan bersamaan dengan pemeriksaan kualitas udara di sejumlah wilayah. Hasilnya menjadi salah satu bahan bagi petugas kesehatan dalam melihat potensi risiko yang dihadapi masyarakat, terutama di kawasan dengan paparan asap dan debu lebih tinggi.
Masyarakat tetap diminta menjaga kondisi kesehatan dan mengurangi paparan udara yang tercemar. Penggunaan masker saat berada di luar rumah dianjurkan, sementara warga yang mengalami gangguan pernapasan atau gejala ISPA yang berat diminta segera memanfaatkan layanan Puskesmas maupun fasilitas kesehatan terdekat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....