Kualitas Udara Tak Sehat, Kunjungan Pasien Gangguan Pernapasan Meningkat di Kubar
- 29 Agt 2026 07:53 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Barat (Kubar) mulai berdampak terhadap kualitas udara dan kesehatan masyarakat.
Direktur RSUD Harapan Insan Sendawar (HIS) Kubar, dr. Marisye Christantia, Sp.PD, mengatakan kondisi udara yang tercemar asap Karhutla perlu menjadi perhatian karena dapat memicu gangguan pada saluran pernapasan.
Menurutnya, kondisi udara di Kubar saat ini secara kasatmata terlihat seperti berkabut. Namun, kondisi tersebut sebenarnya merupakan kabut asap yang berasal dari polusi udara akibat kebakaran.
“Di Kutai Barat saat ini terjadi beberapa kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan tingginya polusi udara. Udara kita tercemar oleh asap, sehingga suasananya terkadang terlihat seperti berkabut. Padahal itu sebenarnya adalah kabut asap,” kata dr. Tia, Jumat 28 Agustus 2026.
Ia mengatakan paparan udara yang tercemar dapat memberikan dampak terhadap kesehatan, terutama bagi masyarakat yang memiliki aktivitas di luar ruangan.
Kondisi tersebut, kata dr. Tia, turut terlihat dari meningkatnya masyarakat yang datang berobat ke rumah sakit dengan keluhan yang berkaitan dengan saluran pernapasan.
“Jumlah masyarakat yang mengalami gangguan saluran pernapasan saat ini juga mengalami peningkatan. Kunjungan ke rumah sakit akibat keluhan saluran pernapasan juga mengalami peningkatan,” ujarnya.
Gangguan saluran pernapasan dapat muncul dalam bentuk keluhan seperti batuk dan pilek. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian lebih apabila keluhan semakin berat.
Di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap, masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap kesehatan. Kelompok yang lebih rentan, seperti anak-anak dan lanjut usia, perlu mendapat perhatian lebih dalam menghadapi paparan asap.
Masyarakat juga perlu mempertimbangkan kondisi udara sebelum melakukan aktivitas di luar rumah. Ketika kualitas udara memburuk, aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi untuk meminimalkan paparan asap dan partikel udara.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....