Kemarau Panjang, Warga Mahulu Keluhkan Harga Sembako dan Kelangkaan BBM
- 31 Agt 2026 15:22 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahakam Ulu –Musim kemarau yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu tidak hanya berdampak pada kondisi sungai dan aktivitas transportasi, tetapi juga memengaruhi ketersediaan bahan bakar minyak serta harga kebutuhan pokok masyarakat.
Salah seorang warga, Sisilia Buring, mengaku masyarakat menghadapi sejumlah persoalan di tengah kondisi kemarau. Meski sebagian warga dapat memanfaatkan sungai yang surut untuk mencari emas, kebutuhan pokok dan bahan bakar tetap menjadi persoalan yang dirasakan masyarakat.
“Kita ibarat susah senang. Susahnya ada, senangnya juga ada. Kalau kemarau begini enaknya kita bisa cari emas, tapi sembako lagi bagaimana harganya. Kendala juga di bahan bakar,” kata Sisilia Buring pada Senin 31 Agustus 2026.
Menurutnya, kelangkaan BBM membuat masyarakat kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Warga harus mencari dan mengantre untuk mendapatkan bahan bakar, namun pada beberapa kesempatan stok BBM tidak tersedia.
Sisilia menilai kondisi masyarakat yang berada di wilayah hulu Mahakam lebih berat karena keterbatasan akses distribusi keperluan pokok dan bahan bakar.
Ia berharap ketersediaan kebutuhan masyarakat dapat segera kembali normal, terutama untuk BBM dan bahan pokok yang sangat dibutuhkan warga selama musim kemarau.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....