Kemarau Jadi Pertimbangan Perumdam Tirta Sendawar Kuras Penampungan Air
- 31 Agt 2026 11:28 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Perumdam Tirta Sendawar, masih mempertimbangkan pelaksanaan pengurasan pada bagian penampungan dan jaringan air di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), menyusul kondisi kemarau yang memengaruhi ketersediaan air.
Pengurasan diperlukan untuk membersihkan endapan yang berada di dalam jaringan. Namun, langkah tersebut tidak dapat dilakukan sembarangan karena air yang digunakan untuk proses pengurasan akan mengurangi volume air yang didistribusikan kepada pelanggan.
Petugas Lapangan Perumdam Tirta Sendawar, Alex, mengatakan pengurasan menjadi persoalan tersendiri ketika kondisi ketersediaan air sedang terbatas.
“Kalau kita nguras dengan kondisi air sekarang, otomatis dia kan hilang. Nanti kalau kita kuras, pelanggan nggak bisa dapat air,” ucapnya, Senin 31 Agustus 2026.
Menurut Alex, kondisi tersebut membuat Perumdam harus memperhitungkan waktu pelaksanaan pengurasan agar tidak menyebabkan gangguan terhadap pelayanan air kepada masyarakat.
Ia mengatakan pengurasan sebenarnya diperlukan untuk membersihkan endapan yang berada di jaringan. Namun, selama proses tersebut berlangsung, air yang tersedia untuk pelanggan akan ikut berkurang.
“Paling pol itu satu jam setengah kalau dikuras,” ujarnya.
Ia menjelaskan proses pengurasan juga tidak langsung menghasilkan air yang bersih. Pada awal pengurasan, air yang keluar dari jaringan masih membawa endapan sehingga terlihat sangat keruh.
Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan Perumdam dalam menentukan waktu pelaksanaan pengurasan, terlebih kebutuhan air pelanggan tetap harus dipenuhi selama kemarau.
Sementara itu, Staf Ahli Bidang Teknis Perumdam Tirta Sendawar, Sutarman, mengatakan pihaknya belum berani melakukan pengurasan dalam kondisi kemarau seperti sekarang.
“Nggak berani nguras kemarau gini. Tapi nanti kita rundingan dulu, kalau kondisi airnya normal, coba kita kuras ya,” kata Sutarman.
Ditambahkan Sutarman, keputusan pengurasan akan dibicarakan bersama tim teknis dengan melihat kondisi air terlebih dahulu.
Menurutnya, pengurasan dapat dipertimbangkan apabila kondisi air sudah memungkinkan sehingga proses pembersihan jaringan tidak mengganggu distribusi kepada pelanggan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....