Perumdam Tirta Sendawar Ungkap Penyebab Air Keruh
- 31 Agt 2026 11:27 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Sendawar mengungkap kondisi air keruh yang dikeluhkan pelanggan di Kelurahan Simpang Raya, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar).
Petugas Lapangan Perumdam Tirta Sendawar, Alex, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi berkurangnya bahan pengolahan air serta adanya endapan yang masih berada di dalam jaringan pipa distribusi.
Menurut Alex, jaringan pipa tersebut belum dilakukan pengurasan sehingga endapan yang berada di dalamnya masih dapat terbawa bersama aliran air menuju pelanggan.
“Kurang obatnya itu, makanya keruh, dan lagi pipa itu belum dikuras, jadi otomatis dia endapannya itu kan masih ada dalam pipa itu,” kata Alex, Senin 31 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, kondisi air lebih berpotensi terlihat keruh pada pelanggan yang berada di bagian paling ujung jaringan distribusi. Endapan yang berada dalam jaringan dapat terbawa hingga ke titik tersebut.
Alex mengatakan sistem distribusi air memiliki sejumlah tempat penampungan, di antaranya berada di kawasan belakang Mes Dinas PUPR Kubar, Ngenyan Asa dan Gunung Punai. Dari tempat penampungan tersebut, air kemudian dialirkan menuju jaringan pelanggan.
Menurutnya, terdapat bagian di ujung jaringan yang perlu dilakukan pengurasan, termasuk bagian yang disebut sebagai flap.
“Yang di ujungnya itu atau flap-nya itu yang harus dikuras,” ujarnya.
Alex mengatakan kondisi tersebut menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan Perumdam dalam menjaga kualitas air yang diterima pelanggan.
| Baca juga: Harga Ikan Laut di Kubar Fluktuatif |
Selain endapan dalam jaringan, berkurangnya bahan pengolahan air juga disebut turut memengaruhi kondisi air yang didistribusikan kepada masyarakat.
Kondisi tersebut terutama menjadi perhatian ketika pelanggan berada di bagian ujung jaringan, karena aliran air telah melewati jaringan yang masih menyimpan endapan.
Perumdam Tirta Sendawar selanjutnya perlu melakukan penanganan terhadap jaringan tersebut agar endapan yang berada di dalamnya dapat dibersihkan dan tidak kembali memengaruhi kualitas air.
Penanganan juga perlu mempertimbangkan kondisi ketersediaan air selama kemarau agar perbaikan jaringan tidak mengganggu pelayanan kepada pelanggan di Kota Sendawar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....