Perumdam Tirta Sendawar Optimistis Pelayanan Tetap Terjaga Selama Musim Kemarau

  • 12 Agt 2026 17:11 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kondisi kemarau yang terjadi di Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), membuat permukaan Sungai Mahakam terus mengalami penyusutan.

Perumdam Tirta Sendawar menyebut, kondisi tersebut menjadi tantangan serius, namun berbagai langkah teknis telah disiapkan untuk menjaga pelayanan air bersih kepada masyarakat.

Staf Ahli Bidang Teknis Perumdam Tirta Sendawar, Sutarman, mengatakan kondisi Sungai Mahakam saat ini merupakan salah satu yang paling berat dibandingkan kondisi yang pernah dihadapi sebelumnya.

Penurunan permukaan air yang cukup signifikan membuat pengambilan air baku harus dilakukan dengan penyesuaian teknis.

“Kamarau kali ini yang paling parah, ya harapan kami segera turun hujan, sehingga bisa kembali normal,” kata Sutarman, Rabu 12 Agustus 2026.

Ia menjelaskan, berdasarkan pengukuran yang dilakukan di sekitar rumah pompa, kondisi kedalaman air masih memungkinkan untuk mendukung operasional. Pihaknya juga telah mengantisipasi kemungkinan permukaan sungai kembali turun dengan memindahkan rumah pompa apung ke posisi yang lebih sesuai.

Menurut Sutarman, posisi rumah pompa yang dapat digeser menjadi keuntungan tersendiri dalam menghadapi penyusutan Sungai Mahakam. Jika permukaan air terus turun, rumah pompa dapat kembali diarahkan ke bagian sungai yang memiliki kedalaman lebih memadai.

“Kemarin kami ukur masih di posisi rumah apung tadi masih ada 12 meter,” ujarnya.

Sutarman mengatakan kondisi tersebut masih memberikan ruang bagi Perumdam Tirta Sendawar untuk mempertahankan pengambilan air baku. Bahkan, apabila permukaan sungai kembali mengalami penurunan, langkah penyesuaian posisi pompa dapat dilakukan sesuai hasil pengamatan di lapangan.

Ia menambahkan, tantangan utama bukan hanya kedalaman air, tetapi juga kemungkinan berkurangnya debit yang dapat dihasilkan pompa. Karena itu, dilakukan pengujian setelah pemindahan rumah pompa apung selesai untuk memastikan kapasitas pengambilan air.

“Kalau permukaan air makin turun, maka debitnya biasanya akan mengalami penurunan,” ucap Sutarman.

Meski demikian, Perumdam Tirta Sendawar tetap berupaya menjaga pelayanan agar masyarakat tidak terdampak secara signifikan oleh kondisi kemarau. Seluruh langkah teknis tersebut dilakukan sebagai bentuk kesiapan menghadapi kemungkinan penyusutan Sungai Mahakam yang masih berlanjut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....