Kualitas Udara Kutai Barat Tidak Sehat Akibat Asap Kebakaran PM2.5 Capai 134

  • 30 Agt 2026 13:28 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Kualitas udara di Kabupaten Kutai Barat (Kubar) berada pada kategori tidak sehat di tengah kondisi kemarau dan asap akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah.

Berdasarkan data Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU), Sabtu 29 Agustus 2026, pukul 09.00 WITA, nilai ISPU Kabupaten Kutai Barat mencapai 134.

Parameter kritis berada pada PM2.5 dengan nilai 134, sementara PM10 tercatat 109. Kondisi tersebut menunjukkan adanya peningkatan konsentrasi partikel udara yang perlu menjadi perhatian masyarakat.

Parameter lainnya tercatat dengan nilai SO2 sebesar 3, CO 11, O3 7, NO2 4 dan HC 2. Data tersebut juga mencatat suhu udara 26 derajat Celsius dengan kelembapan mencapai 80 persen.

Kondisi kualitas udara tersebut terjadi ketika sejumlah wilayah Kubar masih menghadapi kebakaran hutan dan lahan. Asap dari kebakaran turut memengaruhi kondisi udara yang dirasakan masyarakat.

Wakapolres Kubar, Kompol Subari mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan selama kondisi kemarau dan asap Karhutla masih terjadi.

Menurutnya, masyarakat perlu ikut menjaga lingkungan dan mencegah munculnya kebakaran baru, terutama dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu api di lahan kering.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap hujan segera turun membawa keberkahan, sekaligus mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla,” ujar Subari.

Selain meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara, masyarakat juga diminta segera melaporkan apabila menemukan titik api. Pelaporan lebih awal diharapkan dapat membantu petugas melakukan penanganan sebelum kebakaran meluas.

Kondisi kualitas udara tersebut menjadi perhatian bersama karena asap Karhutla dapat mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi berdampak terhadap kesehatan apabila paparan berlangsung terus-menerus.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....