DPRD Mahulu Dorong Pembangunan Akses Jalan Darat ke Wilayah Long Apari
- 10 Agt 2026 12:52 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Musim kemarau yang melanda Kabupaten Mahakam Ulu berdampak terhadap kelancaran transportasi sungai yang selama ini menjadi jalur utama mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di kawasan perbatasan. Pendangkalan Sungai Mahakam membuat kapal motor, speedboat, dan long boat mengalami kendala saat membawa penumpang maupun barang kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut paling dirasakan masyarakat di wilayah hulu, termasuk Kecamatan Long Apari. Debit air sungai yang menurun menyebabkan sejumlah jalur pelayaran sulit dilalui sehingga distribusi bahan pokok dan kebutuhan lainnya menjadi lebih lambat. Situasi ini turut meningkatkan biaya angkutan karena pelaku transportasi harus menyesuaikan perjalanan dengan kondisi sungai.
Ketua DPRD Mahakam Ulu, Devung Paran, mengatakan telah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk mendorong pembangunan akses jalan darat menuju Kecamatan Long Apari. Intervensi ini dinilai perlu segera direalisasikan sebagai upaya membuka akses transportasi alternatif bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Kamis sudah menyampaikan proposal pembangunan jalan darat ke wilayah Kecamatan Long Apari kepada DPRD Provinsi Kaltim hingga Pusat. Hal ini sudah masuk dalam tahap pembahasan bersama PUPR Pusat dan juga Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional,” katanya, Senin 10 Agustus 2026.
Akses jalan darat dinilai menjadi solusi terhadap persoalan mobilitas logistik yang kerap terganggu oleh kondisi Sungai Mahakam. Selain pendangkalan saat musim kemarau, jalur sungai juga menghadapi kendala banjir pada musim penghujan sehingga distribusi orang dan barang tidak dapat berlangsung secara optimal sepanjang tahun.
“Kita berharap akses jalan darat tersebut dapat segera terealisasi, sehingga mobilitas logistik kebutuhan masyarakat tidak lagi kerap terhambat ketika musim kemarau dan juga saat banjir,” ujarnya.
Saat ini, kelangkaan sejumlah barang kebutuhan masyarakat mulai terjadi di Kecamatan Long Apari. Beberapa kebutuhan masih tersedia, namun harganya meningkat cukup tinggi karena biaya dan kesulitan distribusi menuju wilayah tersebut. Kondisi geografis dan keterbatasan akses transportasi menjadi salah satu faktor yang memengaruhi harga barang meningkat di kawasan perbatasan.
Pemerintah daerah bersama pihak terkait diharapkan dapat mempercepat pembangunan akses jalan darat menuju Long Apari, sehingga ketergantungan terhadap transportasi sungai dapat berkurang. Ketersediaan jalur darat yang memadai juga diharapkan mampu memperlancar distribusi logistik, menjaga ketersediaan kebutuhan pokok, serta mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di wilayah perbatasan kalimantan timur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....