PUPR Kubar Targetkan Tambah 75 Tenaga Konstruksi Bersertifikat K3 Tiap Tahun
- 31 Jul 2026 08:24 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Barat (Kubar) terus berupaya meningkatkan jumlah tenaga kerja konstruksi yang memiliki sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Melalui Bidang Bina Konstruksi, Dinas PUPR Kubar, menargetkan penambahan sedikitnya 75 tenaga kerja bersertifikat setiap tahun untuk memenuhi kebutuhan sektor konstruksi di daerah.
Kepala Bidang Bina Konstruksi Dinas PUPR Kubar, Hironimus Stephen, mengatakan pada 2026 pihaknya telah memfasilitasi pelatihan sertifikasi K3 jenjang dasar bagi 75 peserta yang berasal dari masyarakat Kubar.
"Kita tetap berupaya sesuai nanti anggaran yang ada, kita tetap menambah setiap tahun. Paling tidak setiap tahun itu 75 orang lah yang kita tambah terus," kata Stephen, Jumat 31 Juli 2026.
Ia menjelaskan, peserta pelatihan direkrut dari kalangan pemuda dan pemudi Kutai Barat dengan persyaratan minimal lulusan SMA atau D1. Sertifikasi yang diberikan merupakan jenjang dasar sebagai petugas K3 yang nantinya dapat bekerja pada berbagai proyek konstruksi.
Menurut Stephen, keberadaan tenaga bersertifikat K3 tidak hanya dibutuhkan pada proyek pemerintah, tetapi juga membuka peluang kerja di sektor swasta, seperti perusahaan pertambangan, perkebunan kelapa sawit, maupun perusahaan lain yang memiliki kegiatan konstruksi.
"Dia bukan di konstruksi pemerintah saja. Di perusahaan-perusahaan yang ada di Kutai Barat, perusahaan tambang, perusahaan sawit yang ada kegiatan konstruksinya, pasti mereka bisa dipakai," ujarnya.
Ia menambahkan, peningkatan jumlah tenaga kerja bersertifikat menjadi langkah penting karena kebutuhan petugas K3 terus meningkat seiring bertambahnya proyek pembangunan di Kubar.
Dengan tersedianya tenaga yang kompeten, pelaksanaan pekerjaan konstruksi diharapkan semakin aman dan memenuhi ketentuan yang berlaku.
Melalui program tersebut, Stephen berharap, semakin banyak masyarakat memiliki kompetensi di bidang K3 sehingga mampu meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal sekaligus mendukung pelaksanaan proyek konstruksi yang aman, berkualitas, dan sesuai standar keselamatan kerja.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....