Petani Asal Jawa Tengah Nilai Bertani di Kubar Menjanjikan

  • 30 Jul 2026 07:03 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar - Petani asal Jawa Tengah yang kini menetap di Kampung Jaras, Kecamatan Barong Tongkok, Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Wagito, menilai bertani di Kubar memiliki prospek yang cukup menjanjikan.

Selain harga hasil panen yang relatif lebih baik, petani juga dapat menanam hampir sepanjang tahun karena ketersediaan air masih mencukupi.

Wagito mengatakan dirinya baru sekitar 10 bulan tinggal di Kubar. Sebelum merantau, ia telah menekuni dunia pertanian di Jawa lebih dari dua dekade lalu, sehingga memiliki pengalaman dalam membudidayakan berbagai jenis tanaman hortikultura.

Menurutnya, teknik budidaya di Jawa dan Kutai Barat tidak jauh berbeda. Namun, kondisi cuaca menjadi pembeda utama yang memengaruhi pola tanam maupun perawatan tanaman.

“Kalau di Jawa sama di sini itu hampir sama. Cuma yang beda sangat jauh ini masalah cuaca,” kata Wagito, Rabu 29 Juli 2026.

Ia menjelaskan, musim kemarau di Jawa berlangsung lebih panjang sehingga banyak petani tidak dapat menanam apabila tidak memiliki sistem irigasi yang memadai. Sementara di Kubar, hujan masih turun meski memasuki musim kemarau sehingga kegiatan bertani tetap bisa dilakukan.

Meski demikian, menurut Wagito, kelembapan udara di Kutai Barat membuat serangan penyakit tanaman, terutama jamur pada tanaman cabai, jauh lebih tinggi dibandingkan di Jawa.

Kondisi tersebut membuat petani harus lebih intensif melakukan perawatan dan penyemprotan tanaman.

“Kalau di sini perawatannya harus ekstra. Misalnya telat semprot beberapa hari saja, jamur bisa cepat menyerang tanaman,” ujarnya.

Di sisi lain, ia menilai harga sayuran di Kubar, jauh lebih menguntungkan dibandingkan di daerah asalnya. Sejumlah komoditas hortikultura memiliki nilai jual lebih tinggi sehingga memberikan peluang pendapatan yang lebih baik bagi petani.

Wagito berharap semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan potensi pertanian di Kutai Barat. Dengan dukungan cuaca yang memungkinkan kegiatan bercocok tanam hampir sepanjang tahun serta harga komoditas yang relatif lebih baik, sektor pertanian dinilai memiliki peluang untuk terus berkembang dan memperkuat pasokan pangan daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....