Warga Muara Beloan Harapkan Lahan Pemakaman yang Aman saat Banjir
- 31 Mei 2026 15:20 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar - Banjir yang hampir setiap tahun melanda Kampung Muara Beloan tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga menimbulkan persoalan lain yang kerap luput dari perhatian, yakni keterbatasan lahan pemakaman saat genangan air tinggi.
Permasalahan tersebut disampaikan Petinggi Kampung Muara Beloan, Rudy Suhartono, saat menerima kunjungan BNPB dan Pemerintah Kabupaten Kutai Barat (Kubar), di wilayahnya, Sabtu 30 Mei 2026.
Menurut Rudy, letak kampung yang berada di antara dua aliran sungai membuat kawasan tersebut menjadi salah satu wilayah yang paling rentan terdampak banjir ketika debit air meningkat.
Akibatnya, berbagai aktivitas masyarakat terganggu, termasuk ketika harus melaksanakan proses pemakaman warga yang meninggal dunia saat banjir berlangsung.
“Kami berharap ada pembangunan lahan yang lebih tinggi untuk lokasi pemakaman karena ketika banjir terjadi sering mengalami kesulitan,” kata Rudy.
Selain persoalan pemakaman, warga juga berharap pemerintah dapat membantu penyediaan sarana pendukung kebencanaan yang lebih memadai. Sehingga ketika terjadi bencana banjir seperti sekarang ini, dapat digunakan sebagaimana mestinya.
“Kami juga berharap adanya bantuan tenda untuk pengungsian masyarakat,” ujar Rudy.
Harapan tersebut menjadi bagian dari kebutuhan jangka panjang masyarakat yang selama ini hidup berdampingan dengan ancaman banjir tahunan. Warga berharap penanganan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada bantuan darurat, tetapi juga solusi yang dapat mengurangi dampak bencana di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....