Pelayanan KB Berkualitas di Mahulu Dukung Kesehatan Ibu dan Cegah Stunting

  • 14 Mei 2026 17:06 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan kontrasepsi sebagai bagian dari upaya memperkuat kesehatan ibu dan anak di daerah. Melalui pelayanan yang optimal, pemerintah menargetkan mampu menekan angka kematian ibu dan bayi serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Selain itu, pelayanan kontrasepsi yang berkualitas juga diharapkan dapat mengurangi angka unmet need atau kebutuhan kontrasepsi yang belum terpenuhi di tengah masyarakat. Langkah ini dinilai penting untuk membantu pasangan usia subur dalam mengatur jarak kehamilan secara lebih sehat dan terencana.

Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Mahulu, Petronela Tugan, menjelaskan pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang optimal memiliki manfaat luas, tidak hanya dalam pengendalian jumlah kelahiran tetapi juga dalam menjaga kesehatan ibu dan anak.

“Melalui pelayanan kontrasepsi yang berkualitas, pemerintah berharap dapat menekan angka kematian ibu dan bayi serta mengurangi angka unmet need yang masih menjadi tantangan dalam pelayanan kesehatan reproduksi,” kata Petronela Tugan, Kamis 14 Mei 2026.

Menurutnya, pelayanan KB yang baik juga menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan stunting di Kabupaten Mahakam Ulu. Dengan pengaturan kehamilan yang tepat, kondisi kesehatan ibu dapat lebih terjaga sehingga tumbuh kembang anak pun dapat berlangsung secara optimal.

“Dengan pengaturan kehamilan yang tepat dan pelayanan KB yang optimal, kita berharap dapat mendukung lahirnya generasi Mahulu yang lebih sehat, kuat, dan bebas dari risiko stunting,” ujarnya.

Pemerintah daerah menilai, jarak kehamilan yang sehat memberi kesempatan bagi ibu untuk memulihkan kondisi fisik sekaligus memastikan asupan gizi anak terpenuhi dengan baik sejak masa awal kehidupan.

Karena itu, edukasi kepada masyarakat terkait pentingnya perencanaan keluarga terus diperkuat melalui fasilitas pelayanan kesehatan dan tenaga medis di lapangan, terutama para bidan yang menjadi ujung tombak pelayanan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....