Mahulu Dorong OPD Optimalkan Dokumen Strategis Pembangunan agar Tepat Sasaran

  • 22 Sep 2026 10:04 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Mahulu - Sempitnya ruang fiskal daerah tidak boleh menjadi alasan untuk membiarkan pembangunan fisik dan pelayanan dasar berjalan lambat di Kabupaten Mahakam Ulu. Kondisi keterbatasan anggaran justru menuntut organisasi perangkat daerah (OPD) lebih cermat dalam menentukan program yang benar-benar diperlukan masyarakat.

Sejak tahap awal penyusunan rencana kerja, OPD teknis diminta mampu memilah program yang bersifat mendesak serta memiliki peluang pendanaan yang realistis. Perencanaan pembangunan tidak cukup hanya mengulang program rutin tahunan, tetapi harus disusun berdasarkan kebutuhan dan potensi dukungan pembiayaan.

Bupati Mahakam Ulu, Angela Idang Belawan mengatakan, Pemkab Mahulu bersama akademisi Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang telah membedah tiga dokumen strategis pembangunan daerah. Ketiganya meliputi Pengembangan Daya Dukung Lahan dan Infrastruktur Wilayah, Rencana Induk Infrastruktur Kawasan Strategis Daerah (KSD), serta Perencanaan Pengelolaan Perkotaan.

Menurut Angela, ketiga dokumen tersebut disusun sebagai landasan ilmiah untuk memperkuat arah pembangunan Mahakam Ulu. Kajian yang telah dilakukan diharapkan mampu memberikan gambaran kebutuhan pembangunan secara lebih terukur, sehingga dapat menjadi dasar dalam menentukan prioritas program.

"Jadikan dokumen perencanaan teknis dan akademis ini sebagai dasar argumentasi yang kuat, terukur, dan rasional dalam memperjuangkan kebutuhan pembangunan Mahulu," ujar Angela, Selasa, 22 September 20026.

Ia menegaskan, dokumen strategis tersebut tidak boleh berhenti sebagai laporan formalitas yang hanya tersimpan di kantor perangkat daerah. Setiap kajian harus dimanfaatkan secara maksimal sebagai bahan untuk memperkuat usulan pembangunan ketika pemerintah daerah berkomunikasi dengan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

“Dengan dukungan dokumen teknis dan akademis yang terukur, kepala perangkat daerah diharapkan lebih siap memperjuangkan alokasi pendanaan untuk program prioritas Mahakam Ulu. Argumentasi berbasis data dinilai penting agar kebutuhan pembangunan daerah dapat disampaikan secara jelas, rasional, dan sesuai dengan kondisi di lapangan,” ucapnya.

Angela juga mendorong seluruh OPD untuk mengubah pola kerja dalam menghadapi keterbatasan fiskal. Perencanaan yang matang, pemilihan program prioritas, serta kemampuan memanfaatkan dokumen strategis diharapkan dapat menjaga pembangunan fisik dan pelayanan dasar tetap berjalan, meskipun kemampuan kas daerah terbatas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....