Kearifan Lokal, Olah Lahan Pertanian di Mahulu Harapan Antisipasi Karhutla
- 22 Apr 2026 07:47 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Mahulu - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu memastikan program percetakan sawah dilakukan tanpa praktik pembakaran lahan yang signifikan. Langkah ini diambil untuk menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung keberlanjutan sektor pertanian di daerah tersebut.
Dalam pelaksanaannya, pemerintah menerapkan metode yang lebih ramah lingkungan agar proses pembukaan lahan tidak menimbulkan dampak negatif. Pendekatan ini juga menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko kebakaran hutan dan lahan.
Selain itu, pengawasan terhadap kegiatan percetakan sawah terus diperketat untuk memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan ketentuan. Pemerintah juga melibatkan berbagai pihak dalam mengawal pelaksanaan program tersebut.
Upaya ini sekaligus menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pertanian tanpa mengabaikan aspek lingkungan. Dengan demikian, manfaat yang dihasilkan dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Kepala Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Mahakam Ulu, Semion, mengatakan pentingnya peran petani dalam menjaga praktik pengolahan lahan pertanian yang aman dan terkendali.
“Petani ladang kering diharapkan terus menjalankan kearifan lokal dalam mengendalikan pembakaran lahan, seperti membuat batas area bakar agar api tidak meluas,” ujarnya, Rabu 22 April 2026.
Menurutnya, kearifan lokal yang telah diterapkan selama ini terbukti cukup efektif dalam mencegah terjadinya kebakaran besar. Oleh karena itu, praktik tersebut perlu terus dipertahankan dan disesuaikan dengan kondisi saat ini.
“Cara tersebut selama ini dinilai cukup efektif dalam mencegah kebakaran besar, belum pernah terjadi karhutla akibat bakar ladang,” katanya.
Dengan kombinasi metode modern dan kearifan lokal, pemerintah optimistis program percetakan sawah dan pertanian ladang kering di Mahakam Ulu dapat berjalan aman, produktif, serta tetap menjaga keseimbangan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....