Festival Lou Bentian 2026 Perkuat Persatuan dan Budaya

  • 03 Jun 2026 16:21 WIB
  •  Sendawar

RRI.CO.ID, Sendawar – Wakil Bupati Kutai Barat, Nanang Adriani, secara resmi membuka Festival Lou Bentian 2026 di Lamin (Lou) Bentian, Kecamatan Bentian Besar, Selasa 2 Juni 2026. Kegiatan yang berlangsung selama tujuh hari tersebut menjadi wadah pelestarian budaya bagi generasi muda sekaligus memperkuat persatuan masyarakat adat Dayak Bentian.

Pembukaan festival turut dihadiri Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat Sumardi, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), manajemen perusahaan, Camat Bentian Besar, tokoh adat, serta masyarakat setempat.

Festival Lou Bentian 2026 mengusung tema “Melestarikan Budaya, Merajut Persatuan, Membangun Bentian yang Maju dan Bermartabat”. Tema tersebut mencerminkan komitmen masyarakat dalam menjaga keberlangsungan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.

Dalam sambutannya, Nanang Adriani mengatakan Lou Bentian tidak hanya memiliki nilai historis dan arsitektural, tetapi juga menjadi simbol persatuan masyarakat Bentian Besar. Menurutnya, penyelenggaraan festival merupakan investasi budaya yang penting untuk menjaga warisan leluhur agar tetap hidup dan dikenal generasi mendatang.

“Melalui festival ini, kita tidak hanya mengadakan hiburan. Kita sedang melakukan investasi kebudayaan. Kegiatan ini menjadi wadah pelestarian budaya bagi generasi muda sekaligus memperkuat persatuan masyarakat adat Dayak Bentian,” ujarnya.

Selama pelaksanaan festival, masyarakat akan disuguhkan berbagai perlombaan dan pertunjukan seni budaya tradisional, seperti menyumpit, begasing, belogo, behenpas, tari tradisional termasuk Tari Gantar, musik rijoq dan bedongkoi, serta peragaan busana adat daerah. Kegiatan tersebut diharapkan dapat memperkenalkan dan melestarikan kekayaan budaya Dayak Bentian kepada masyarakat luas.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....