Festival Sempekat Harmoni Budaya Sukses, Bupati Kubar Puji Dinas Pariwisata
- 07 Jun 2026 16:31 WIB
- Sendawar
RRI.CO.ID, Sendawar – Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 resmi ditutup oleh Bupati Kutai Barat, Frederick Edwin, di Taman Budaya Sendawar, Sabtu, 6 Juni 2026 malam.
Festival perdana yang berlangsung selama enam hari itu dinilai sukses menjadi wadah pelestarian budaya sekaligus memperkuat semangat persatuan masyarakat Kutai Barat.
Dalam sambutannya, Bupati Frederick Edwin menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pariwisata Kabupaten Kutai Barat, khususnya Bidang Ekonomi Kreatif, yang telah menggagas dan menyelenggarakan festival tersebut hingga berlangsung sukses. Ia menilai keberhasilan pelaksanaan kegiatan menjadi bukti kerja sama yang baik antara pemerintah, pegiat seni budaya, pelaku UMKM, dan masyarakat.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Barat, saya menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya dan ucapan terima kasih kepada Dinas Pariwisata, peserta lomba, pengisi acara, para pelaku UMKM, para juri serta masyarakat luas yang telah mendukung penuh jalannya acara ini dengan tertib dan aman,” kata bupati Edwin.
Menurutnya, Festival Sempekat Harmoni Budaya bukan sekadar agenda hiburan tahunan. Kegiatan ini menjadi cerminan semangat gotong royong dan persatuan di tengah keberagaman suku dan budaya yang hidup berdampingan di Bumi Tanaa Purai Ngeriman.
“Festival ini adalah cerminan nyata dari semangat gotong royong dan persatuan di atas keberagaman suku dan budaya yang ada di tanahpurai ngeriman,” ujarnya.

Edwin mengatakan masyarakat telah menunjukkan bahwa warisan budaya leluhur dapat berjalan seiring dengan kreativitas generasi muda. Hal itu terlihat dari berbagai pertunjukan seni, atraksi budaya, hingga lomba tradisional yang ditampilkan selama festival menjadi bukti bahwa budaya daerah masih hidup dan terus berkembang.
Ia juga menilai festival tersebut menjadi sarana penting untuk memperkenalkan Kutai Barat kepada masyarakat luar.
“Melalui kegiatan budaya ini, pemerintah daerah ingin menunjukkan bahwa Kutai Barat merupakan daerah yang kaya akan budaya, ramah bagi pariwisata, dan memiliki masyarakat yang hidup harmonis dalam keberagaman,” ucapnya.
Frederick Edwin berharap semangat pelestarian budaya yang tumbuh selama festival berlangsung tidak berhenti setelah acara berakhir. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga, merawat, dan memperkenalkan budaya daerah kepada generasi muda agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Selain itu, ia meminta Dinas Pariwisata menjadikan keberhasilan penyelenggaraan festival sebagai langkah awal untuk menghadirkan inovasi yang lebih baik pada masa mendatang.
“Kepada Dinas Pariwisata, keberhasilan acara ini adalah garis start yang baru dan bukan garis finish. Mari jadikan setiap evaluasi sebagai batu loncatan untuk menciptakan inovasi kegiatan yang jauh lebih menyala dan luar biasa di masa yang akan datang,” ujar orang nomor satu di Kubar itu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kutai Barat sekaligus Ketua Panitia Festival Sempekat Harmoni Budaya, FX Sumardi, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung kegiatan tersebut. Terutama bupati dan wakil bupati Kubar yang telah mendukung penuh melalui alokasi anggaran untuk Dinas Pariwisata.
Ia menyebut festival ini menjadi ajang pelestarian budaya sekaligus wadah promosi seni, ekonomi kreatif, dan pariwisata daerah.
“Kami juga menyampaikan penghargaan secara khusus kepada para peserta, yang telah menampilkan kreativitas, semangat dan kecintaannya terhadap budaya daerah. Kehadiran dan partisipasi seluruh pihak merupakan bukti nyata bahwa budaya tetap menjadi perekat persatuan dan identitas masyarakat yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” kata mantan Kabag Prokopim Kubar tersebut.

Festival Sempekat Harmoni Budaya 2026 berlangsung sejak 2 hingga 6 Juni dengan menghadirkan berbagai pertunjukan seni budaya, pameran ekonomi kreatif, UMKM, lomba tradisional, serta atraksi budaya yang melibatkan peserta dari 16 kecamatan di Kabupaten Kutai Barat.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat selama pelaksanaan kegiatan, pemerintah daerah berharap Festival Sempekat Harmoni Budaya dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang mampu menarik wisatawan serta memperkuat identitas budaya Kutai Barat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....