Tonjolkan Borobudur agar Makin Dikenal Dunia, Jateng Mantapkan Aglomerasi Wisata

  • 21 Apr 2026 15:51 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menegaskan komitmennya menonjolkan Candi Borobudur agar semakin dikenal di kancah dunia. Langkah tersebut diwujudkan melalui pemantapan aglomerasi wisata yang mengintegrasikan sejumlah destinasi unggulan.

Pernyataan itu disampaikan saat meninjau kawasan Candi Borobudur di Kabupaten Magelang, Minggu, 19 April 2026. Salah satu langkah strategisnya adalah memantapkan aglomerasi wisata Borobudur, Kopeng, dan Rawa Pening.

"Candi Borobudur merupakan satu kebanggaan bangsa Indonesia. Perlu kita tonjolkan dan dikenal di dunia," kata Luthfi.

Dalam konsep tersebut, Borobudur akan menjadi pusat utama yang terhubung dengan destinasi lain di sekitarnya. Integrasi ini diharapkan mampu memperpanjang lama tinggal wisatawan sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.

Pemerintah pusat disebut telah melakukan penataan kawasan Borobudur secara bertahap. Adapun, saat ini konsep aglomerasi wisata masih terus dimatangkan melalui koordinasi lintas kementerian.

Gubernur optimistis aglomerasi wisata akan memperkuat posisi Borobudur di tingkat global. Ia menegaskan langkah ini sebagai strategi jangka panjang untuk mendorong pariwisata Jawa Tengah semakin kompetitif.

Dalam kunjungan ke candi Borobudur, Gubernur sempat berkeliling melihat kondisi fisik candi sekaligus proses perawatan yang dilakukan petugas. Ia juga menerima penjelasan terkait struktur, relief, serta konsep pengembangan kawasan wisata Borobudur.

Menurutnya, Candi Borobudur merupakan warisan dunia yang harus dijaga sekaligus dimanfaatkan secara bijak. Keberadaannya tidak hanya bernilai sejarah dan arkeologis, tetapi juga menjadi pusat interaksi budaya dan pariwisata.

Ia menekankan pentingnya menjaga nilai budaya sembari memperkuat daya tarik global Borobudur. Dengan status sebagai situs warisan dunia UNESCO, Borobudur dinilai memiliki potensi besar untuk terus dipromosikan secara internasional.

Selain sebagai destinasi wisata, Borobudur juga dikenal sebagai pusat studi sejarah, budaya, dan arkeologi. Kawasan ini bahkan menjadi lokasi berbagai kegiatan keagamaan umat Buddha, termasuk peringatan Waisak yang rutin digelar setiap tahun.

Beragam event berskala nasional dan internasional juga turut menghidupkan kawasan tersebut. Di antaranya ajang sport tourism seperti Borobudur Marathon hingga kegiatan seni dan budaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....