Libur Lebaran, KAI Wisata Targetkan 60 Ribu Kunjungan ke Lawang Sewu
- 22 Mar 2026 15:12 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata) menargetkan sebanyak 60 ribu kunjungan wisatawan ke Lawang Sewu selama momen libur Lebaran 2026. Berbagai strategi disiapkan untuk mencapai target tersebut, seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata berbasis sejarah.
Direktur Utama KAI Wisata, Raden Agus Dwinanto Budiadji,mengungkapkan, tren kunjungan menunjukkan peningkatan positif. Sejak 13 Maret hingga saat ini. Jumlah pengunjung Lawang Sewu telah mencapai lebih dari 6.000 orang.
“Harapan kami dengan adanya program trip ini, masyarakat tidak hanya berkunjung ke Lawang Sewu. Tetapi juga mengikuti paket-paket wisata yang kami siapkan,” ujarnya, ditemui di Lawang Sewu, Minggu 22 Maret 2026.
Salah satu program unggulan adalah paket Heritage Trip Lawang Sewu – Museum Kereta Api Ambarawa, yang memudahkan wisatawan menikmati perjalanan sejarah secara terintegrasi. Selain itu, program wisata malam atau midnight tour juga tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
KAI Wisata juga menghadirkan kemudahan layanan dalam satu paket, mulai dari transportasi, destinasi, hingga pemandu wisata. Di sisi lain, kolaborasi dengan pelaku UMKM terus diperkuat untuk memperkaya pengalaman wisata, termasuk melalui penyediaan berbagai souvenir khas Lawang Sewu dan Ambarawa.
“Kami sangat terbuka untuk kerja sama dengan UMKM. Nanti akan ada proses kurasi agar produk yang masuk sesuai dengan kebutuhan wisatawan,” kata Raden Agus.
Di tengah upaya peningkatan kunjungan tersebut, antusiasme wisatawan terlihat langsung di lapangan. Salah satunya ditunjukkan oleh Aulia Rizki, yang untuk pertama kalinya mengunjungi Lawang Sewu.
Aulia, warga asal Jambi yang kini menetap di Gunungpati, Semarang, mengaku telah lama ingin datang ke destinasi ikonik tersebut. “Sudah lama ingin ke sini, tapi baru ada kesempatan sekarang,” ujarnya yang berkunjung dengan saudarinya dari Jambi.
Ketertarikannya berawal dari rasa penasaran terhadap bangunan bersejarah yang dikenal memiliki nilai arsitektur tinggi dan cerita masa lalu yang kuat. “Saya penasaran sama bangunannya, suasana sejarahnya. Yang saya pikirkan ya bangunan lama yang punya cerita,” katanya.
Meski telah lima tahun tinggal di Semarang, kunjungan ini menjadi pengalaman pertamanya menjelajahi Lawang Sewu secara langsung. Ia pun memanfaatkan momen tersebut untuk lebih mengenal sejarah Kota Semarang.
“Karena saya bukan orang asli sini, jadi ingin lihat langsung sejarahnya. Kebetulan ini bersama adik saya yang akan menetap di Semarang sekalian liburan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....