MilkLife Soccer Challenge Seri 1 Semarang 2026 Munculkan Juara Baru
- 07 Sep 2026 00:30 WIB
- Semarang
RRI. CO. ID, Semarang - Tournament MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2026-2027 munculkan juara baru. SDN Kembangarum 2 Semarang menaklukkan SDN Brumbungan, sedangkan MI Pagersari-Patean dari Kendal keluar sebagai kampiun setelah melewati laga sengit kontra SDN Karangsono 2 Mranggen.
Dua pertandingan puncak tersebut berlangsung di Stadion Universitas Diponegoro, Minggu (6/9/2026), sekaligus menjadi penutup rangkaian kompetisi yang diikuti 1.091 pesepak bola putri dari 63 SD dan MI. Pada kelompok usia (KU) 10, SDN Kembangarum 2 Semarang harus bekerja keras menghadapi SDN Brumbungan. Pertandingan berjalan ketat sejak menit awal.
SDN Brumbungan lebih dahulu membuka keunggulan melalui Yumna Alishba Nazafarin pada menit ketiga. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama setelah Ayra Kirana Mahestri mencetak gol penyama kedudukan dua menit berselang.
Memasuki babak kedua, SDN Kembangarum 2 tampil lebih agresif. Rafifah Nabilah akhirnya mencetak gol pada menit ke-21 yang membawa timnya berbalik unggul 2-1. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir. SDN Kembangarum 2 pun berhak membawa pulang gelar juara KU10.
Juara KU 10 MilkLife Soccer Challenge Semarang Seri 1 2026-2027, SDN Kembangarum 2 Semarang. Sementara itu, drama lebih ketat terjadi pada final KU12. MI Pagersari-Patean langsung menunjukkan agresivitas sejak awal pertandingan menghadapi SDN Karangsono 2 Mranggen.
Ammaora Kalani Putri atau Maora menjadi motor serangan MI Pagersari-Patean. Ia mencetak gol pada menit kedua, kemudian kembali membobol gawang lawan semenit berselang.
Maora melengkapi hattrick pada menit ke-10 sehingga MI Pagersari-Patean menutup babak pertama dengan keunggulan 3-0. SDN Karangsono 2 Mranggen tidak menyerah. Selepas jeda, mereka meningkatkan tekanan dan mampu memperkecil ketertinggalan. Salah satu gol dicetak Soraya Alfi Anggraini pada menit ke-21.
Namun, upaya mengejar ketertinggalan belum cukup. MI Pagersari-Patean tetap mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dan menang 3-2.
Pelatih MilkLife Soccer Challenge, Jacksen F Tiago, menilai pertandingan di Semarang menunjukkan semangat kompetisi yang sesuai dengan slogan #BeraniCetakGol. “Saya rasa gelaran di kota pembuka ini sudah sesuai dengan slogan kami, #BeraniCetakGol. Itu tujuan kami, ada dalam hashtag,” katanya.
Ia menilai kompetisi usia dini menjadi bagian penting dalam menemukan pemain-pemain potensial untuk masa depan sepak bola putri Indonesia.
“Rangkaian turnamen ini menjadi bukti komitmen kami bagi perkembangan sepakbola putri Indonesia, yaitu melalui pencarian bibit-bibit baru sejak usia dini. Kami ingin menjangkau lebih banyak lagi putri-putri (daerah),” Jacksen imbuhnya.
Keberhasilan MI Pagersari-Patean juga menjadi kejutan tersendiri. Datang sebagai peserta baru dari Kendal, tim tersebut justru mampu melangkah hingga menjadi juara KU12 setelah menyingkirkan tim unggulan SDN Klepu 03 pada semifinal.
Pelatih MI Pagersari-Patean, Pranoto, menyebut capaian tersebut menjadi pengalaman penting bagi anak asuhnya. “Di sini kami peserta baru. Kami berasal dari Kendal, perbatasan Temanggung, di bawah Gunung Sindoro dan Sumbing. Kami anak gunung. Namun, ini menjadi semangat kami dan Alhamdulillah mencapai gelar juara seri ini,” ungkap Pranoto.
Sedangkan Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Semarang Yudha Wijiyanto mengapresiasi munculnya talenta-talenta baru dalam kompetisi tersebut. “Saya melihat bakat-bakat besar pemain putri di babak penyisihan, semifinal, hingga final. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Bakti Olahraga Djarum Foundation dan MilkLife dalam melaksanakan pertandingan sepak bola khusus putri. Selanjutnya, saya harap lebih banyak lagi turnamen seperti ini di masa mendatang agar bibit-bibit atlet sepak bola putri banyak bermunculan,” harap Yudha.
Selain persaingan dua kelompok usia, MilkLife Soccer Challenge Semarang juga menghadirkan Festival Seneng Soccer untuk kategori KU8. Rangkaian kompetisi tersebut digelar di Stadion Universitas Diponegoro dan Lapangan Arhanud Jatingaleh.
Setelah Semarang, MilkLife Soccer Challenge akan berlanjut ke berbagai kota di Indonesia hingga Desember 2026, termasuk Yogyakarta, Kudus, Bandung, Surabaya, Malang, Solo, Samarinda, Banjarmasin, dan Jayapura
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....