Women’s Soccer Trilogy 2026 Sistem Pembinaan Berjenjang
- 22 Jun 2026 02:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Bakti Olahraga Djarum Foundation memperkuat ekosistem sepak bola putri Indonesia melalui tiga penyelenggaraan kejuaraan berskala nasional dan internasional. Bertajuk Women’s Soccer Trilogy 2026 yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Juni hingga Agustus mendatang.
Rangkaian yang terdiri atas MilkLife Soccer Challenge All-Stars U-12 (23-28 Juni), HYDROPLUS Soccer League All-Stars U-15 & U-18 (5-12 Juli), dan Srikandi Merdeka Cup U-16 (14-23 Agustus). Program Director MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League, Teddy Tjahjono mengatakan, pengembangan sepak bola putri tidak dapat dilakukan secara instan maupun bergantung pada satu kompetisi semata.
Dibutuhkan sistem pembinaan berjenjang dan kompetisi berkelanjutan untuk atlet sejak usia dini hingga level elite. Sehingga penyelenggaraan Women’s Soccer Trilogy diharapkan mampu meningkatkan kualitas secara bertahap guna mewujudkan kejayaan sepak bola putri Indonesia.
Menurut dia, Women’s Soccer Trilogy bertujuan membangun platform ekosistem pembinaan sepak bola putri yang terintegrasi. Pembinaan dimulai dari MilkLife Soccer Challenge (MLSC) sebagai pengenalan, berlanjut ke HYDROPLUS Soccer League (HPSL) dimana akan terpilih timnas putri Indonesia untuk berlaga di Srikandi Merdeka Cup.
"Kami ingin setiap pemain memiliki jalur pengembangan yang utuh, dari usia dini berproses melalui kompetisi yang kompetitif, sampai di level profesional,” ucap Teddy. MilkLife Soccer Challenge menjadi tahap awal rangkaian pembinaan dengan mengenalkan dunia sepak bola yang menyasar siswi KU 8, KU 10 dan KU 12, melalui turnamen sepak bola yang dikemas secara menyenangkan di 12 kota penyelenggaraan.
Para pemain yang menunjukkan perkembangan dan potensi terbaik kemudian mendapat kesempatan tampil di MilkLife Soccer Challenge All-Stars. Mereka akan dipantau oleh tim talent scouting yang dikomandoi oleh Timo Scheunemann dan Jacksen F Tiago selaku Head Coach MLSC untuk mengisi skuad Indonesia yang akan berlaga di ajang SingaCup 2026.
Dari ajang inilah proses pembentukan talent pool tim nasional putri semakin dipertegas. Tim talent scouting akan memantau performa para pemain yang berpotensi memperkuat dua skuad Indonesia untuk tampil di ajang Srikandi Merdeka Cup. Mereka akan menguji kemampuan dengan enam tim dari negara lain yakni Malaysia, Thailand, Filipina, Singapura, Arab Saudi dan Yordania.
“Proses pembinaan yang berkesinambungan ini memiliki benang merah sangat kuat untuk semua kelompok umur, mulai dari 8 hingga 18 tahun. Wadah untuk berlatih, bermain dan berkompetisi pun sudah terbentuk dalam ekosistem yang selama 3 tahun terakhir dibangun oleh Djarum Foundation. Salah satunya di ajang Srikandi Merdeka Cup nanti akan terbentuk skuad U-16 yang akan bermain di kualifikasi AFC Cup pada 5 Oktober mendatang,” kataTeddy.
Wakil Bupati Kudus, Bellinda Birton mengapresiasi sekaligus mendukung langkah Bakti Olahraga Djarum Foundation dalam mengembangkan sepak bola putri Indonesia. Di mulai dari Kudus sejak tahun 2023 lalu, kini banyak talenta pesepakbola putri yang bermunculan dan menjadi harapan baru bagi bangsa Indonesia.
Di sisi lain, kehadiran kompetisi skala nasional dan internasional menggerakkan Kabupaten Kudus untuk terus maju menjadi destinasi sport tourism. “Penyelenggaraan Women’s Soccer Trilogy ini tentu memiliki dampak positif dalam menggerakkan perekonomian masyarakat, khususnya melalui UMKM. Selamat bertanding, kami akan menyambut dengan hangatnya keramahan dan indahnya budaya Kabupaten Kudus,” ujar Bellinda. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....