Indonesia Women’s League Resmi Bergulir, 6 Klub Siap Bersaing Mulai Oktober
- 19 Agt 2026 09:19 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Jakarta - Kompetisi sepak bola putri profesional Indonesia memasuki babak baru dengan resmi diperkenalkannya Indonesia Women’s League (IWL) 2026/27 oleh I.League. Musim perdana kompetisi tersebut akan diikuti enam klub, mulai 17 Oktober 2026 mendatang.
Enam klub yang ambil bagian yakni Persija Jakarta, Persita Tangerang, Dewa FC Banten, FC Bekasi City, Persikad Depok, dan Garudayaksa FC. IWL 2026/27 menggunakan format triple round robin, yang mana klub akan saling berhadapan sebanyak tiga kali sepanjang kompetisi.
Laga pembuka IWL 2026/27 akan mempertemukan Persija Jakarta melawan Persita Tangerang di Lapangan Soemantri Brodjonegoro, Jakarta. Seluruh pertandingan musim perdana akan dipusatkan di lokasi tersebut.
Pemusatan seluruh pertandingan di satu lokasi menjadi bagian dari upaya I.League membangun penyelenggaraan kompetisi yang efisien. Hal ini sekaligus menciptakan atmosfer pertandingan yang lebih terintegrasi.
Tak hanya menghadirkan pertandingan, I.League juga memperkenalkan konsep sports festival. Konsep tersebut memadukan pertandingan sepak bola putri dengan berbagai aktivitas pendukung di area pertandingan.
CEO Indonesia Women’s League, Teddy Tjahjono, mengatakan konsep sports festival menjadi salah satu inovasi yang dihadirkan sejak musim perdana. IWL juga menerapkan sistem drafting pemain untuk menjaga keseimbangan kekuatan antarklub.
“Kami menerapkan konsep sports festival yang menggabungkan pertandingan putri dengan beberapa modifikasi menarik. Sistem drafting pemain juga telah kami lakukan untuk memastikan pemerataan kekuatan di antara enam tim peserta, sehingga kompetisi berjalan kompetitif sejak hari pertama,” ucap Teddy melalui siaran pers.
Dari sisi keberlanjutan kompetisi, I.League menyiapkan dukungan bagi klub melalui skema subsidi yang disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan. Dukungan tersebut ditujukan untuk membantu klub menjaga kondisi finansial selama mengikuti kompetisi.
Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menegaskan profesionalisme dan kesehatan finansial klub menjadi bagian penting dalam membangun IWL sejak awal.
“Kami di I.League berkomitmen penuh memastikan IWL berjalan profesional. Kami telah menyiapkan skema subsidi yang proporsional agar klub peserta dapat mengarungi kompetisi dengan sehat secara finansial,” ujar Ferry.
Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengatakan penyelenggaraan liga putri merupakan bagian dari komitmen jangka panjang untuk membangun ekosistem sepak bola perempuan di Indonesia. Ia menegaskan, sepak bola wanita tidak pernah dinomorduakan oleh kepengurusan PSSI saat ini.
“Kita tidak ingin liga ini lahir hanya untuk pencitraan lalu mati di kemudian hari. Ini adalah komitmen jangka panjang, dibangun dengan kalkulasi matang agar ekosistem dan klub peserta bisa terus sustainable,” ucap Erick.
Sementara itu, Komisaris PT Liga Indonesia Putri sekaligus Anggota Komite Eksekutif PSSI, Vivin Cahyani Sungkono, menyambut hadirnya IWL sebagai momentum penting bagi perkembangan pemain sepak bola putri nasional."Kami punya kerinduan yang sangat besar untuk menyelenggarakan Liga Putri secara konsisten,” ujarnya.
Musim perdana IWL 2026/27 sekaligus menjadi langkah awal dalam membangun ekosistem sepak bola putri yang tidak hanya berorientasi pada persaingan di lapangan. Akan tetapi, juga memberikan pengalaman pertandingan yang lebih luas bagi pemain, klub, suporter, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....