Jeda Internasional Timnas Indonesia, Digunakan PSIM untuk Libur dan Evaluasi Tim

  • 22 Sep 2026 10:18 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Yogyakarta – PSIM Yogyakarta menjadikan jeda internasional FIFA Matchday sebagai momentum mengevaluasi performa setelah hanya mengoleksi satu poin dari tiga pertandingan awal BRI Super League 2026/27. Laskar Mataram mencatat satu hasil seri dan dua kekalahan saat menghadapi Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, serta Madura United FC.

Evaluasi tersebut dilakukan bersamaan dengan keputusan manajemen dan tim pelatih meliburkan skuad utama hingga 26 September 2026. Jeda ini dimanfaatkan untuk memulihkan kondisi fisik dan mental pemain sekaligus menyiapkan perbaikan sebelum menghadapi Persija pada 10 Oktober 2026 mendatang.

Manajer PSIM Yogyakarta, Iksan Mahar, menjelaskan masa rehat tersebut dipilih karena kompetisi memasuki jeda internasional dengan rentang waktu menuju pertandingan berikutnya yang cukup panjang. “Tim kami liburkan setelah laga terakhir melawan Madura United pada 18 September lalu hingga 26 September mendatang. Keputusan ini kami ambil karena kompetisi memasuki jeda internasional FIFA Matchday sehingga rentang waktu menuju pertandingan selanjutnya melawan Persija pada 10 Oktober terbilang cukup panjang,” ungkap Iksan.

Menurut Iksan, waktu jeda juga memberikan kesempatan bagi staf pelatih untuk menyusun program taktik dan memulihkan kebugaran pemain. Manajemen berharap para pemain dapat memanfaatkan masa libur untuk menyegarkan kondisi sebelum kembali menjalani latihan.

“Kami ingin para pemain memanfaatkan waktu ini semaksimal mungkin untuk pulang, bertemu keluarga, serta orang-orang tersayang agar mereka bisa menyegarkan kembali fisik maupun mental. Harapannya, saat tim kembali menggelar aktivitas latihan pada Minggu 27 September, seluruh pemain sudah siap penuh dan lebih fokus menatap laga selanjutnya,” papar Iksan, Selasa 22 September 2026.

Iksan mengatakan evaluasi menyeluruh telah dilakukan bersama jajaran pelatih, baik dari aspek teknis maupun nonteknis, menyusul hasil yang belum maksimal dalam tiga pertandingan awal.

“Manajemen bersama jajaran pelatih sudah melakukan evaluasi mendalam terkait rentetan hasil kurang maksimal pada tiga pertandingan terakhir melawan Persita Tangerang, Persebaya Surabaya, serta Madura United FC. Kita hanya mengumpulkan satu poin dari satu hasil seri serta dua kekalahan beruntun sehingga evaluasi menyeluruh dari sisi teknis maupun nonteknis mutlak kami lakukan,” jelas Iksan.

Manajemen PSIM menjadikan jeda kompetisi sebagai kesempatan untuk melakukan pembenahan sebelum BRI Super League 2026/27 kembali bergulir. “Jeda libur sementara ini kami jadikan momen reset berharga. Tim harus bisa kembali bekerja ekstra keras memperbaiki performa secara menyeluruh saat berlaga melawan Persija nanti,” pungkas Iksan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....