Putri Nusantara Dipastikan Gagal ke Semifinal Srikandi Merdeka Cup
- 18 Agt 2026 10:57 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Timnas Putri U-16 Indonesia Putri Nusantara harus mengakui keunggulan Singapura setelah kalah 0-2 pada matchday kedua Grup B Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Senin, 17 Agustus 2026. Kekalahan tersebut membuat Singapura menjaga peluang lolos ke semifinal turnamen.
Pelatih Kepala Timnas U-16 Putri Indonesia Putri Nusantara Takumi Taniguchi, memastikan tim asuhannya masih memiliki motivasi tinggi untuk berkembang menjadi pemain yang lebih baik lagi. Pelatih yang akrab disapa Taki tersebut mengatakan, penggawa Putri Nusantara masih harus menambah porsi latihan dan pengalaman bertanding.
“Maaf atas kekalahannya, tapi pemain sudah memberikan yang terbaik, semoga di pertandingan selanjutnya kami bisa menang. Para pemain masih sangat muda. Bagi sebagian besar pemain, ini adalah pengalaman pertama mereka bertanding di level internasional,” ujar Coach Taki.
Ia menegaskan, masa depan mereka masih panjang. “Mungkin, dalam 10 tahun ke depan, mereka masih bisa berjuang untuk menembus Piala Dunia,” katanya.
Sementara itu, pelatih kepala timnas Singapura, Ratna Suffian Bin Ishak, mengapresiasi tim asuhannya mampu menunjukkan peningkatan signifikan. Dari dua pertandingan yang telah dilakoni selama babak penyisihan grup B.
“Saya gembira sebab game plan telah dijalankan dengan baik, apa yang dilatih mereka bisa memainkannya laga yang panas tadi. Tentu, kami selalu ingatkan para pemain untuk bermain penuh totalitas, baik secara taktikal maupun fisik,” katanya.
Menurutnya, turnamen sekaligus menjadi persiapan untuk turnamen yang lebih besar, yakni Kualifikasi AFC pada Oktober nanti. “Mereka memetik pelajaran untuk yakin dan percaya diri bahwa mereka mampu,” kata Coach Ratna.
Sementara itu, pada pertandingan kedua Grup B semalam, Timnas Putri U-16 Thailand menunjukkan penampilan impresif dalam lanjutan babak penyisihan Grup B Srikandi Merdeka Cup. Berjumpa dengan wakil Timur Tengah yakni Yordania, tim asuhan Thidarat Wiwsukhu menutup pertarungan dengan skor 2-0.
Hasil ini membuat Thailand mengunci satu tiket semifinal turnamen yang diinisiasi Bakti Olahraga Djarum Foundation tersebut. Pelatih Kepala Thailand, Thidarat Wiwsukhu, memuji daya juang timnya di lapangan yang berani menekan sejak menit awal.
“Saya rasa kemenangan ini berkat kepercayaan diri tim di lapangan. Selain itu, dukungan penonton juga berpengaruh terhadap kemenangan kami hari ini,” ungkapnya.
Di sisi lain, Pelatih Kepala Yordania, Luna Rami Amin Almasri tak menganggap kekalahan atas Thailand sebagai sebuah kegagalan. Menurutnya, pemain sudah berusaha maksimal di lapangan dan menjalankan strategi sesuai dengan yang diinstruksikan.
“Tentu ini bukan hasil yang kami inginkan, tapi lawan yang kami hadapi tadi merupakan yang terbaik di kawasan (Asia Tenggara). Jadi, tidak ada masalah meski kami gagal mencetak gol,” katanya.
Menurutnya, pertandingan seperti inilah yang dibutuhkan timnya untuk berkembang dan belajar. “Kami akan jadikan hasil ini sebagai pelajaran untuk berkembang lebih baik lagi di pertandingan berikutnya untuk lolos ke semifinal,” ucapnya. (RK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....