Garuda Pertiwi Bertemu Thailand di Partai Final
- 22 Agt 2026 10:13 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Kudus - Timnas U-16 Putri Thailand memastikan diri melaju ke partai final Srikandi Merdeka Cup persembahan Caffino. Dalam partai semifinal yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jumat sore, 21 Agustus 2026, skuad asuhan Thidarat Wiwasukhu berhasil mengalahkan Timnas U-16 Putri Malaysia dengan skor meyakinkan 5-1.
Di partai final, Thailand akan bertemu Garuda Pertiwi pada Minggu malam, 23 Agustus 2026. Setelah semalam tim Garuda Pertiwi mengalahkan timnas U-16 Putri Yordania dengan skor 3 – 0. Partai final dipastikan akan menarik dan berlangsung sengit karena dua timnas putri U-16 ini memiliki karakter ngotot, cepat dan memiliki permainan kolektivitas yang mumpuni.
Dalam pertandingan semifinal yang mempertemukan Thailand dan Malaysia dengan keunggulan Thailand 3-1, pelatih kepala timnas U-16 Putri Thailand Thidarat Wiwasukhu, mengakui skuad asuhannya masih mencoba menemukan ritme bermain di awal pertandingan. Namun Kawinthida dkk akhirnya mampu bangkit dan menjalankan instruksi untuk mengamankan kemenangan di tangan.
“Kami sempat kehilangan kendali dan membiarkan Malaysia bangkit. Namun, saya bangga dengan cara tim merespons dan terus berjuang bermain sesuai taktik yang kami rencanakan. Kami menghormati setiap lawan. Di tahap ini, semua tim kuat dan setiap laga adalah tantangan baru. Di babak final nanti, kami akan fokus pada diri sendiri, menganalisis dengan cermat dan bersikap sebaik mungkin,” ucap Coach Thidarat.
Sementara itu meski bermain hanya dengan 10 pemain, Pelatih Timnas Putri U-16 Malaysia Fairuz Montana Bin Zainal Abidin mengapresiasi motivasi tinggi skuad asuhannya hingga menit akhir. Keikutsertaan pesepakbola putri belia Malaysia dalam turnamen ini menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi pertandingan level internasional. Hal ini menjadi poin penting dalam salah satu aspek perkembangan sepak bola putri.
“Bersyukur kepada Tuhan, pertandingan hari ini berjalan lancar walaupun kami kembali bermain hanya dengan 10 pemain. Tapi saya melihat mereka sudah berusaha keras, namun bukan rezeki kami untuk menang. Ini pengalaman yang bagus, kami melawan tim yang kuat. Bagi kami pelaksanaan Srikandi Merdeka Cup sangat bagus, sudah seperti Piala Dunia,” ujar Montana.
Pelatih Kepala Garuda Pertiwi, Timo Scheunemann, mengapresiasi dukungan publik yang diberikan pada timnya. Ia bersyukur tim asuhannya bisa menang dengan meyakinkan meski tampil tanpa satu pemain kuncinya, Nafeeza Ayasha Nori, yang cedera saat pemanasan. Bagi Timo, menghadapi Thailand di final memang sudah ditargetkannya sejak awal turnamen.
“Tim kuat yang ada di sekitar kita (wilayah Asia Tenggara) kan Thailand, Vietnam, sama Australia. Jadi kalau kami bisa main lawan Thailand, itu sebuah pengalaman yang luar biasa dan itu yang kami cari. Karena dari saya, saya selalu mau mencetak pemain, karena mencetak pemain tuh jangka panjang. Kalau sampai kita juara, pialanya itu bonus. Piala saya sesungguhnya itu semua pemain-pemain saya,” ucapnya.
Sedangkan pelatih kepala timnas U-16 putri Yordania Luna Rami Amin Almasri mengatakan kedisiplinan barisan pertahanan Garuda Pertiwi menyulitkan timnya untuk mengembangkan pola permainan dan membuat peluang. Hal itu kemudian diperparah dengan kartu merah yang diterima Leen Anzour Munir Soubar pada babak kedua. Meski begitu, Luna tetap bangga terhadap daya juang dan semangat pantang menyerah para pemainnya.
| Baca juga: Putri Nusantara Akui Keunggulan Thailand 0-2 |
“Memang hasil hari ini tidak seperti yang kami diharapkan, tapi pemain tetap memberikan kerja keras maksimal. Pertandingan terasa lebih berat setelah kartu merah, tapi tim tetap bermain kompak saat menyerang maupun ketika bertahan. Saya tetap bangga terhadap perjuangan para pemain malam ini. Target selanjutnya adalah mengamankan peringkat ketiga di turnamen ini,” tandasnya. (RK)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....