MilkLife Soccer Challenge Tambah Tiga Kota Baru, Jangkau 15 Wilayah

  • 29 Jun 2026 11:00 WIB
  •  Semarang

RRI. CO. ID, Kudus- Turnamen sepak bola putri MilkLife Soccer Challenge (MLSC) diperluas menjadi 15 wilayah di Indonesia. Hal itu menyusul adanya penambahan tiga kota baru, seiring meningkatnya antusiasme masyarakat dan perkembangan kualitas pembinaan sepak bola putri di tanah air.

Program Director MilkLife Soccer Challenge Teddy Tjahjono mengungkapkan hal tersebut di sela penutupan MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 di Supersoccer Arena Kudus, Jawa Tengah, Minggu 28 Juni 2026. "Nantinya ada penambahan tiga wilayah yakni Jakarta (menjadi dua tempat-red), Garut, dan Jayapura," katanya.

Sebelumnya, Teddy melanjutkan, MLSC digelar di 12 daerah yakni Jakarta (satu tempat), Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang, Yogyakarta, Solo, Surabaya, Malang, Kudus, Samarinda, dan Banjarmasin. Titik-titik baru tersebut akan menjadi lokasi penyelenggaraan edisi terkini MLSC yang rencananya bergulir pada September-November 2026.

Menurut Teddy perluasan penyelenggaraan dilakukan karena tingginya animo masyarakat terhadap sepak bola putri. Penyelenggara juga berharap ke depan dapat menjangkau lebih banyak daerah melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.

"Melihat perkembangan dan antusiasme sepak bola putri, serta besarnya permintaan dari berbagai daerah, kami menambah tiga kota lagi. Harapannya nanti bisa terus bertambah dengan dukungan berbagai perusahaan seperti yang telah dilakukan di Samarinda bekerja sama dengan Bayan," ujar dia.

Teddy menilai kualitas peserta MilkLife Soccer Challenge All-Stars 2026 juga mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Kompetisi yang berjenjang dinilai mampu membangun ekosistem pembinaan sepak bola putri yang lebih baik di Indonesia.

Menurut Teddy, atlet-atlet pilihan dari MLSC All-Stars 2026 yang akan dikirim mengikuti SingaCup di Singapura tentu menjadi pengalaman berharga. "Mereka diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan diri, kemampuan teknik, dan mental ketika menghadapi tim-tim dari luar negeri yang usianya lebih dari mereka," katanya.

Sementara, Business Unit Head Dairy PT Global Dairi Alami, Didiet Fadriana Abdulkadir mengatakan, penyelenggaraan MilkLife Soccer Challenge menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. Jika pada awalnya hanya berlangsung di satu kota, kini kompetisi tersebut telah menjangkau 12 kota dengan kualitas pertandingan yang terus bertambah.

Didiet menyampaikan, kompetisi rutin tidak hanya meningkatkan kemampuan teknik pemain, tetapi juga membentuk mental bertanding, sportivitas, dan kondisi fisik atlet sejak usia dini. "Ke depan jumlah kota penyelenggara akan terus bertambah sehingga anak-anak memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertanding, melatih mental, fisik, dan kemampuan bermain mereka," tutur dia.

Didiet menambahkan, pembinaan sepak bola putri sejak usia dini juga menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya Generasi Emas Indonesia 2045. Menurut dia, kebiasaan berolahraga harus diimbangi dengan pemenuhan nutrisi yang baik agar anak-anak tumbuh sehat dan mampu berprestasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....