Pertandingan Hari Kedua HYDROPLUS Soccer League, Tiga Tim Menang Atas Lawannya

  • 07 Jul 2026 07:32 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Kudus – Babak penyisihan Grup B HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 kategori U-15 dan U-18 di Supersoccer Arena, Kudus, Senin 6 Juli 2026, berlangsung ketat. Sejumlah tim berhasil mengamankan poin penting pada laga perdana, sementara persaingan menuju fase berikutnya semakin terbuka.

Di kategori U-18, Akademi Persib Bandung harus mengakui keunggulan Arema FC Women Malang dengan skor 0-1. Sementara pada pertandingan U-18 lainnya, Putri Tangsel City Tangerang Selatan meraih kemenangan tipis atas Samba Persada Women Sukoharjo melalui gol tunggal dari titik penalti.

Pada kelompok usia U-15, Scorpion FC Kudus sukses mengamankan tiga poin setelah menundukkan Tigers Football Academy Surabaya dengan skor 2-0. Adapun laga lainnya mempertemukan Cipta Cendikia FA Bogor dan Goal Aksis Cimahi yang berakhir imbang 1-1 dalam pertandingan berdurasi 2x25 menit.

Asisten Pelatih Scorpion FC Kudus, Mohammad Islam Andhika Dwiki Putra, mengapresiasi mental bertanding para pemainnya yang tetap berjuang meski sempat mengalami kesulitan mencetak gol. Menurutnya, konsistensi permainan dan konsentrasi sepanjang pertandingan menjadi kunci kemenangan timnya.

“Mungkin karena ini pertandingan pertama, jadi anak-anak masih beban. Tapi tadi kami mencoba bermain maksimal dan bersyukur hari ini diberi kemenangan. Yang terpenting anak-anak bisa menjalankan instruksi pelatih dengan baik. Kami juga sudah melihat pertandingan Goal Aksis sama Cipta Cendikia FA yang menjadi lawan berikutnya, kami akan benahi apa yang kurang dan menjadi kelemahan di kami seperti cara menyerang,” katanya.

Di kubu lawan, Pelatih Kepala Tigers Football Academy, Patar Samuel Parningotan, tetap mengapresiasi perjuangan anak asuhnya meski gagal meraih poin. Ia menilai dominasi lawan di lini tengah membuat timnya kesulitan mengembangkan permainan dan menciptakan peluang menyerang.

“Memang pertandingan perdana adalah pertandingan yang sulit, apalagi kami selalu ditekan lawan. Tapi saya mengapresiasi tim kami, saya sudah lihat pemain telah berusaha bertahan maksimal walaupun kami tetap kemasukan dua gol di menit akhir. Kami harus memaksimalkan mendapat 3 poin di pertandingan berikutnya, kami harus main all out. Dalam arti, kami tidak hanya menyerang tapi kami juga memperhatikan pertahanan,” ungkapnya.

Plt Ketua Askab PSSI Kabupaten Kudus, Topan Hapsoro Putro, menyambut positif perkembangan sepak bola putri di Kabupaten Kudus. Ia menilai penyelenggaraan kompetisi seperti MilkLife Soccer Challenge dan HYDROPLUS Soccer League turut memperkuat ekosistem pembinaan sehingga melahirkan pemain-pemain yang berkualitas dan kompetitif. “Pada prinsipnya kami bangga Scorpion FC yang berbasis di Kudus berhasil menunjukan performa terbaik mereka di pertandingan yang saya rasa cukup ketat. Ini adalah salah satu bukti bahwa pembinaan pesepakbola putri di Kudus berjalan baik. Berbicara tentang pembinaan, saat ini kami juga berdiskusi dengan sekolah-sekolah sepakbola (SSB), untuk melatih pemain-pemain potensial dan wadah untuk mengasah bakat mereka,” tutur Topan.(RK)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....