Pelaku Usaha Diharapkan Naik Kelas Dengan Penggunan E-Katalog
- 03 Agt 2024 12:01 WIB
- Semarang
KBRN, Semarang: LKPP RI menggandeng mitra dari Komisi XI DPR RI, Alamuddin Dimyati Rois atau Gus Alam memberikan sosialisasi kepada pelaku usaha di Kota Semarang. Sosialisasi terkait penggunaan elektronik katalog (e-katalog) di MG Setos Semarang, Jumat (2/8/2024).
Kepala LKPP RI, Hendrar Prihadi berharap, sosialisasi ini bisa membuat pelaku usaha, terutama UMKM naik kelas. “Kami bersama Gus Alam memberikan sosialisasi kepada UMKM di Semarang tentang e-katalog, ini waktu yang tepat bagi UMKM untuk naik kelas,” ucapnya, Jumat (2/8/2024) sore.
Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan, sesuai dengan Inpres 2 tahun 2022 tentang transaksi UMKM dengan pemerintah baik pusat, daerah hingga lembaga. Dalam instruksi ini sudah diatur minimal 40 persen harus melibatkan produk UMKM atau penyedia jasa UMKM.
“Lewat kebijakan tersebut akan bisa mendorong agar UMKM produknya bisa masuk ke pemerintahan. Karena banyak yang belum paham maka kita sosialisasikan bagaimana cara tayang di e-katalog,” katanya.
Hendi mengungkapkan, saat ini
Jawa Tengah sudah menjadi pilot project dalam pemakaian e-katalog versi 6. Ada beberapa perbedaan dari versi sebelumnya, yakni transaksi awal hingga pembayaran cukup melalui Dashboard e-katalog hingga adanya fitur pengawasan atau e-audit.
“Jadi kalau e-audit ini jika beberapa transaksi yang dianggap mencurigakan maka akan tersambung ke inspektorat di Provinsi Jateng dan alarm bunyi untuk di klarifikasi,” ujarnya.
Hendi membeberkan pada tahun 2023 jumlah produk yang tayang di e-katalog mencapai 7,5 juta dimana 70 persen diantaranya adalah pelaku UMKM. Sementara total transaksi tahun 2023 mencapai Rp 196.7 triliun.
Sedangkan pada sementar pertama 2024, jumlah produk tayang mencapai lebih dari 8 juta dengan transaksi mencapai Rp 170 triliun dan di targetkan hingga akhir tahun mencapai Rp 300 triliun.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....