Warga Sriwulan dan Timbulsloko, Dapatkan Bantuan Dampak Rob
- 07 Nov 2023 08:04 WIB
- Semarang
KBRN, Demak: Warga di Desa Sriwulan dan Timbulsloko, Sayung, menerima bantuan pembangunan rumah terdampak rob. Bantuan sebesar Rp 50 juta yang diberikan oleh Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Dinperkim), Senin (6/11/2023).
Bantuan pembangunan rumah sebesar Rp 50 juta yang diterima warga diserahkan simbolis Bupati Eisti'anah. Plt. Kepala Dinperkim Kabupaten Demak Amir Mahmud mengatakan, bantuan bagi masyarakat terdampak rob di 4 kecamatan dibagi menjadi dua, yaitu bantuan pembangunan rumah serta relokasi.
"Bantuan rob merupakan program prioritas dari Pemkab Demak. Kita menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak rob di 4 kecamatan secara bertahap sebagai wujud perhatian pemerintah daerah," kata Amir.
Warga yang menentukan untuk memilih sendiri mendapatkan bantuan relokasi maupun pembangunan rumah baru. Namun, Amir mengatakan, di Desa Sriwulan dan Timbulsloko sebagian besar warganya menolak relokasi. Sebagai alternatif, Dinperkim Demak akhirnya memberikan bantuan pembangunan rumah.
"Warga masih keberatan untuk direlokasi ke lokasi baru yang aman. Maka, dari Dinperkim kemudian secepatnya memutuskan memprioritaskan bantuan pembangunan rumah baru. Konsep pembangunan rumah warga di Sriwulan dan Timbulsloko, rancangan yang sudah kita buat nanti modelnya rumah panggung. Tetapi, jika dari pemerintah pusat rancangan pembangunan tidak disetujui, warga akan dicarikan tempat baru untuk pembangunan rumah," jelasnya.
Bupati Demak dr Eisti'anah menyampaikan keprihatinannya terhadap warga di Sriwulan maupun di wilayah lainnya yang tak dapat hidup nyaman akibat dampak rob. Solusi terbaik bagi masyarakat terdampak rob dipersiapkan pemerintah untuk menangani bencana rob.
"Kami meminta masyarakat untuk bersabar saling pengertian. Kita dari pemerintah daerah akan selalu siap membantu jika masyarakat membutuhkan. Rob ini solusinya berkelanjutan saling support antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, sehingga kita juga butuh dukungan masyarakat," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....