Atasi Kekeringan Pati, Pemprov Jateng Dorong Desalinasi Air Payau

  • 07 Okt 2026 11:39 WIB
  •  Semarang
Poin Utama
  • Wagup Jateng dan Plt Bupati Pati Distribusikan Bantuan Air Bersih

RRI.CO.ID, Pati – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan solusi jangka panjang untuk mengatasi kekeringan di Kabupaten Pati, selain terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga. Salah satu langkah yang didorong adalah proyek desalinasi untuk mengubah air payau menjadi air tawar bagi masyarakat terdampak.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, Kecamatan Pucakwangi termasuk wilayah yang cukup parah terdampak kekeringan. Kondisi tersebut membuat warga mengalami keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan konsumsi sehari-hari.

"Kami bersama TP PKK Provinsi Jawa Tengah memberikan air bersih. Bukan hanya membantu saja, tapi mencari solusi," ungkap Gus Yasin

Hal itu disampaikannya saat meninjau kondisi kekeringan dan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga Desa Triguno, Kecamatan Pucakwangi Kabupaten Pati , Selasa 6 Oktober 2026 sore.

Menurut Gus Yasin, salah satu sumber air yang dapat dimanfaatkan adalah bendungan berkapasitas 35.000 meter kubik. Namun, saluran air dari bendungan tersebut membutuhkan pemeliharaan dan perbaikan agar dapat berfungsi optimal untuk mendukung kebutuhan masyarakat dan irigasi.

Selain perbaikan infrastruktur air, Pemprov Jateng mendorong desalinasi untuk mengatasi persoalan air payau yang digunakan warga. Program ini diharapkan dapat menyediakan air tawar sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap distribusi air bersih setiap musim kemarau.

Plt Bupati Pati Risma Ardhi Chandra mengatakan, Pemkab Pati bersama Pemprov Jateng menyiapkan langkah strategis agar penanganan kekeringan tidak berhenti pada distribusi bantuan air bersih.

"Kami sudah menyiapkan langkah strategis untuk menangani kekeringan ini. Tidak terus ditangani tiap tahun air bersih, tapi diupayakan kekeringan teratasi secara tuntas termasuk dengan desalinasi air bersih," kata Chandra mendampingi Wagub Jateng.

Ia juga menegaskan, Pemkab Pati tetap mendistribusikan air bersih ke wilayah terdampak menggunakan anggaran Belanja Tak Terduga dan dana CSR. Pemkab juga akan memperluas jaringan PDAM Tirta Bening yang saat ini melayani 47 ribu pelanggan. (agp)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....