Jadi Kapolda Baru, Ini Fokus Roy Hardi Siahaan di Jawa Tengah
- 06 Okt 2026 12:20 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan menegaskan komitmennya menjalankan tugas sebagai pimpinan baru Polda Jateng dengan mengedepankan pendekatan tegas, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal itu disampaikan Roy usai prosesi penyerahan pataka Polda Jawa Tengah dari Kapolda sebelumnya, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo, di Mapolda Jateng, Selasa 6 Oktober 2026.
Penyerahan pataka menjadi bagian dari tradisi organisasi sekaligus menandai beralihnya tugas dan kewenangan kepemimpinan Polda Jateng. Dalam menjalankan tugasnya, Roy mengatakan akan menerjemahkan arahan Kapolri mengenai konsep "Polisi Bersama Masyarakat" ke dalam sejumlah kebijakan di Jawa Tengah.
Salah satunya dengan bertindak tegas terhadap berbagai tindak pidana yang dinilai meresahkan masyarakat. Menurutnya, kejahatan seperti narkotika, perjudian, begal hingga perampokan menjadi perhatian yang harus ditangani secara tegas.
Ketegasan tersebut akan berjalan beriringan dengan pendekatan humanis terhadap kelompok rentan. "Di sisi lain, saya juga harus bersikap humanis terhadap mereka yang kaum rentan, apakah itu perempuan, disabilitas, maupun mereka yang dianggap kaum lemah," kata Roy di hadapan awak media.
Fokus berikutnya adalah mempercepat penanganan laporan dan pengaduan masyarakat. Roy mengatakan kepolisian harus mampu memberikan respons ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, termasuk dengan menyiapkan metode dan sistem untuk memastikan setiap laporan mendapat tindak lanjut.
Selain penindakan, Roy juga menekankan pentingnya langkah pencegahan. Ia menilai karakter masyarakat Jawa Tengah yang dinilainya baik perlu dijaga dengan mengantisipasi berbagai potensi gangguan sebelum berkembang menjadi persoalan yang lebih besar.
"Hal-hal yang kaitan dengan pencegahan itu penting. Kami mengedepankan pencegahan terhadap setiap kegiatan masyarakat yang nanti kita antisipasi terhadap yang berkembang seperti apa," ujarnya.
Roy juga meminta dukungan seluruh pemangku kepentingan di Jawa Tengah, mulai dari Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat hingga berbagai elemen lainnya. Ia berharap dapat diterima sebagai bagian dari masyarakat Jawa Tengah sekaligus menjalankan amanah sebagai Kapolda Jateng.
Sementara itu, Irjen Pol. Ribut Hari Wibowo menyampaikan pamit setelah sekitar dua tahun tiga bulan memimpin Polda Jawa Tengah. Dalam keterangannya, Ribut mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, tokoh masyarakat, tokoh agama, Forkopimda, media, dan seluruh elemen masyarakat yang selama ini mendukung pelaksanaan tugasnya.
Ribut mengatakan selama masa kepemimpinannya, berbagai dinamika di Jawa Tengah dapat dilalui dengan situasi yang aman dan kondusif. Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas berbagai keterbatasan maupun kekurangan selama menjalankan tugas. Setelah menyerahkan pataka kepada Roy, Ribut meyakini Kapolda Jateng yang baru dapat melanjutkan berbagai hal yang telah berjalan sekaligus memperbaiki pekerjaan yang belum terselesaikan.
"Saya yakin di bawah kepemimpinan beliau Polda Jawa Tengah akan jauh lebih diterima oleh masyarakat. Jauh lebih berprestasi dan jauh lebih bisa memenuhi harapan masyarakat," kata Ribut.
Ribut selanjutnya mengemban tugas baru sebagai Wakil Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri. Pergantian tersebut sekaligus menandai dimulainya kepemimpinan Roy Hardi Siahaan dalam memimpin jajaran Polda Jawa Tengah.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....