Turun Langsung, Bupati Rembang Pastikan Jalan Rusak Parah Segera Ditangani

  • 06 Okt 2026 08:58 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Rembang - Pemerintah Kabupaten(Pemkab) Rembang, Jawa Tengah, mempercepat penanganan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

Bupati Rembang Harno turun langsung mengecek kondisi sejumlah ruas jalan, khususnya titik yang mengalami kerusakan cukup parah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan ruas yang membutuhkan penanganan segera mendapat perhatian.

“Ya, jadi ngecek jalan. Terutama yang sangat parah,” kata Harno, Senin, 5 Oktober 2026.

Menurut Harno, jalan yang menghubungkan antarkecamatan menjadi salah satu prioritas penanganan. Ruas tersebut dinilai memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat.

“Yang paling diutamakan itu adalah jalan antarkecamatan. Insyaallah dikerjakan di bulan November, Desember ini,” ujarnya.

Sementara itu, sejumlah pekerjaan jalan yang telah masuk dalam APBD induk 2026 saat ini sudah mulai dilaksanakan. Pemerintah daerah juga tengah mempercepat persiapan pekerjaan yang mendapatkan alokasi melalui Perubahan APBD 2026.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTARU) Kabupaten Rembang, Maryosa, mengatakan pekerjaan peningkatan jalan yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), termasuk ruas Banyuurip-Pamotan, telah berjalan. “Ini sudah jalan, yang DAK Banyuurip juga sudah jalan,” kata Maryosa.

Ia menjelaskan, pekerjaan yang masuk dalam anggaran induk secara umum telah berjalan. Selanjutnya, DPUTARU fokus mempersiapkan pekerjaan yang masuk dalam perubahan anggaran agar dapat segera direalisasikan.

“Yang induk sudah semua. Tinggal perubahan ini yang kita disuruh segerakan,” ujarnya.

Beberapa ruas jalan yang disiapkan melalui perubahan anggaran antara lain Sekararum-Krikilan, Jolotundo, dan Warugunung-Sendangmulyo. Untuk ruas Sekararum-Krikilan, Pemkab Rembang menyiapkan anggaran sekitar Rp3,3 miliar, sedangkan peningkatan Jalan Warugunung-Sendangmulyo dialokasikan sekitar Rp4 miliar.

Adapun sejumlah pekerjaan yang telah masuk APBD induk 2026 di antaranya peningkatan Jalan Kaliombo-Sudo sekitar Rp1 miliar, pembangunan jalan poros Desa Candimulyo-Desa Sidomulyo sekitar Rp2 miliar, peningkatan Jalan Banyuurip-Pamotan sekitar Rp12,5 miliar, serta pemeliharaan berkala Jalan Landoh-Kerep-Kepohagung sekitar Rp2,4 miliar.

Harno meminta penanganan juga memperhatikan titik-titik jalan yang kondisinya berpotensi membahayakan pengguna. Menurutnya, perbaikan tidak hanya menyasar jalan utama, tetapi juga ruas yang mendukung konektivitas antardesa sesuai kebutuhan dan kewenangan pemerintah daerah.

Pemkab Rembang berharap percepatan berbagai pekerjaan tersebut dapat memperbaiki kondisi infrastruktur jalan. Dengan demikian, mobilitas masyarakat dan konektivitas antarwilayah semakin lancar. (Mif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....