Taj Yasin Ajak Sukseskan Porprov Jateng, Bidik Kesempatan Jadi Tuan Rumah PON
- 03 Okt 2026 07:45 WIB
- Semarang
RRI.CO.ID, Semarang – Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin mengajak seluruh daerah dan masyarakat menyukseskan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026. Kesuksesan ajang tersebut dinilai dapat menjadi modal penting agar Jawa Tengah dilirik menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) pada masa mendatang.
Menurut Taj Yasin, Porprov XVII bukan sekadar kompetisi olahraga antarkabupaten dan kota, melainkan menjadi ajang pembuktian kemampuan Jawa Tengah dalam menyelenggarakan event olahraga berskala besar. "Kita berharap ketika sukses dalam perhelatan ini, kita bisa dilirik menjadi tuan rumah PON berikutnya," ujar Taj Yasin saat menghadiri Chef de Mission Meeting Porprov XVII Jawa Tengah di Gradhika Bhakti Praja Semarang, Jumat 2 Oktober 2026.
Untuk mewujudkan target tersebut, seluruh pihak diminta memiliki visi yang sama dalam menyukseskan penyelenggaraan Porprov. Mulai dari pemerintah daerah, panitia, kontingen, hingga masyarakat diharapkan berperan aktif mendukung jalannya kompetisi.
Taj Yasin mengatakan, Porprov XVII akan diikuti sebanyak 7.990 atlet dan 1.911 official dari 35 kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Mereka akan memperebutkan 2.769 medali dari 58 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Selain menjadi ajang olahraga terbesar di tingkat provinsi, Porprov juga menjadi sarana pembinaan atlet menuju level yang lebih tinggi. Atlet-atlet terbaik hasil kompetisi ini diharapkan mampu memperkuat kontingen Jawa Tengah pada berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.
"Tujuan kita adalah menyatukan misi agar agenda Porprov ke-17 mampu membina para atlet, sehingga ke depan kita bisa menambah medali untuk Indonesia," katanya.
Ia menilai kualitas atlet Jawa Tengah sudah terbukti melalui sejumlah prestasi internasional. Pada Asian Games 2026, dua dari lima medali emas Indonesia berhasil disumbangkan oleh atlet asal Jawa Tengah.
Selain medali emas, atlet Jawa Tengah juga menyumbang satu medali perak dari cabang menembak dan dua medali perunggu dari cabang wushu. "Ini yang harus terus kita pupuk," ujarnya.
Taj Yasin menegaskan Porprov harus menjadi salah satu tahapan penting menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028. Karena itu, pembinaan atlet tidak boleh berhenti setelah kompetisi selesai digelar.
Selain berdampak pada prestasi olahraga, penyelenggaraan Porprov diperkirakan mampu menggerakkan perekonomian daerah. Kehadiran ribuan atlet, official, suporter, dan pengunjung akan meningkatkan aktivitas ekonomi selama kompetisi berlangsung.
Sementara itu, Ketua KONI Jawa Tengah Sudjarwanto Dwiatmoko mengatakan Chef de Mission Meeting digelar untuk menyamakan persepsi seluruh pihak terkait pelaksanaan Porprov XVII mulai daru kesiapan venue, akomodasi, transportasi, keamanan, kesehatan, hingga berbagai aspek teknis pertandingan. "Kami berharap seluruh peserta, khususnya Chef de Mission kontingen kabupaten/kota, memperoleh gambaran yang jelas mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan pelaksanaan Porprov," kata Sudjarwanto.
Porprov XVII Jawa Tengah 2026 dijadwalkan mulai mempertandingkan sejumlah cabang olahraga pada 20 Oktober 2026. Pembukaan resmi akan digelar pada 25 Oktober dan seluruh rangkaian kegiatan ditargetkan selesai pada 30 Oktober 2026.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....