Menghadapi Ancaman Rob Pantura, Sinergi Lintas Sektor Kunci Ketahanan Pesisir

  • 22 Sep 2026 17:46 WIB
  •  Semarang

RRI.CO.ID, Semarang - Ancaman bencana rob dan penurunan permukaan tanah (land subsidence) di wilayah pesisir Pantura membutuhkan penanganan kolektif. Semua elemen masyarakat dan pemangku kepentingan dituntut memperkuat kesiapsiagaan menghadapi dampaknya.

Koordinator Riset Teknologi Perencanaan Pelabuhan dan Kawasan Pesisir Pusat Riset Teknologi Hidrodinamika BRIN, Prof. Dr. Aprijanto mengatakan pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendirian. Butuh sinergi semua pihak guna membangun sistem ketahanan pesisir yang tangguh dan berkelanjutan," katanya pada Selasa, 22 September 2026

Fenomena perubahan iklim global yang kian nyata memicu peningkatan risiko bencana pesisir dari waktu ke waktu. "Kondisi ini harus direspon melalui langkah kesiapsiagaan terpadu, bukan sekadar saling menyalahkan keadaan," katanya

Pembangunan infrastruktur fisik seperti tanggul penahan rob terbukti belum cukup untuk menyelesaikan masalah. Perubahan perilaku serta kesadaran kolektif warga lokal menjadi faktor kunci yang sama pentingnya.

Warga Perlu Terlibat Langsung

Menurutnya sistem peringatan dini (early warning system) memerlukan respon cepat dari masyarakat yang tinggal di daerah terdampak. Keterlibatan langsung warga sangat menentukan efektivitas upaya mitigasi bencana di lapangan.

"Pemerintah bertugas menyiapkan regulasi pendukung serta memfasilitasi pembangunan sarana infrastruktur penunjang yang memadai. Sementara itu, sektor industri dapat menyalurkan dana CSR untuk mendukung program rehabilitasi lingkungan pesisir," katanya

Ekstraksi Air Tanah

Edukasi publik mengenai dampak ekstraksi air tanah berlebihan perlu terus ditingkatkan secara masif. Penurunan muka tanah akibat pengambilan air dalam menjadi salah satu pemicu utama parahnya rob.

Upaya pelestarian serta pemeliharaan ekosistem mangrove membutuhkan komitmen bersama antara warga dan pemangku kebijakan. "Penanaman vegetasi pantai ini menjadi benteng alami yang sangat efektif menahan laju abrasi," ujarnya

Integrasi peran sesuai kompetensi masing-masing pihak menjadi kunci sukses penanganan kawasan pesisir Pantura. Kolaborasi yang solid diharapkan mampu menciptakan kawasan pesisir yang lebih aman dan tahan bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....