Sukseskan MTQ, KAI Tambah 80 Kursi KA Kaligung dari Pekalongan Sepanjang September
- 03 Sep 2026 21:51 WIB
- Semarang
Poin Utama
- Sukseskan MTQ, KAI Tambah 80 Kursi KA Kaligung dari Pekalongan Sepanjang September
- KA Kaligung selama ini menjadi salah satu moda transportasi yang menopang mobilitas masyarakat di jalur Pantura, termasuk konektivitas Pekalongan, Semarang, Tegal hingga Cirebon.
RRI.CO.ID, Pekalongan – Mobilitas warga Pekalongan menuju Semarang diprediksi meningkat selama pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional ke-31. Mengantisipasi lonjakan penumpang, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 4 Semarang menambah kapasitas angkut KA Kaligung sepanjang September 2026.
Tambahan kapasitas ini menjadi kabar penting bagi masyarakat Pekalongan dan sekitarnya yang membutuhkan alternatif transportasi menuju Semarang, terutama saat MTQ Nasional ke-31 berlangsung pada 12–19 September 2026.
KAI memperkirakan Penyelenggaraan MTQ Nasional yang dipusatkan di Kota Semarang akan dihadiri sekitar 7.000 peserta dari berbagai daerah. Selain peserta, pergerakan pendamping, panitia, keluarga, dan masyarakat umum berpotensi ikut mendongkrak kebutuhan transportasi menuju ibu kota Jawa Tengah tersebut.
Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif, Kamis 3 September 2026 mengatakan, Penambahan kapasitas KA Kaligung merupakan langkah antisipatif menghadapi peningkatan mobilitas masyarakat sepanjang September.
“KA Kaligung menjadi salah satu layanan transportasi yang mendukung konektivitas masyarakat Pekalongan menuju Semarang dan berbagai wilayah di jalur Pantura. Melalui penambahan kapasitas ini, KAI berupaya memberikan lebih banyak pilihan perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu bagi masyarakat,” ujar Luqman.
Penambahan kapasitas dilakukan dengan menyisipkan satu kereta ekonomi New Generation pada sejumlah perjalanan KA Kaligung selama 1–30 September 2026. Formasi normal yang terdiri dari 2 kereta kelas eksekutif dan 6 kereta ekonomi New Generation menjadi 2 kereta eksekutif dan 7 kereta ekonomi New Generation.
Dengan perubahan tersebut, setiap perjalanan yang mendapatkan tambahan rangkaian memperoleh 80 tempat duduk tambahan. Delapan perjalanan KA Kaligung yang mendapat tambahan kapasitas adalah:
KA 216A relasi Brebes–Semarang Poncol;
KA 213 relasi Semarang Poncol–Brebes;
KA 214A relasi Brebes–Semarang Poncol;
KA 215A relasi Semarang Poncol–Tegal;
KA 217A relasi Semarang Poncol–Cirebon Prujakan;
KA 218 relasi Cirebon Prujakan–Semarang Poncol;
KA 219 relasi Semarang Poncol–Tegal; dan
KA 220 relasi Tegal–Semarang Poncol.
Selain perjalanan reguler tersebut, KAI juga menambah kapasitas pada KA Kaligung Fakultatif KA 221F relasi Semarang Poncol–Tegal dan KA 222F relasi Tegal–Semarang Poncol. Kedua perjalanan fakultatif itu beroperasi pada 3–6 September, 10–13 September, 17–20 September, serta 24–27 September 2026.
“Dengan tambahan kapasitas ini, masyarakat Pekalongan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan layanan perjalanan KA Kaligung, baik menuju Semarang maupun perjalanan sebaliknya. Kami berharap layanan ini dapat membantu masyarakat dalam merencanakan perjalanan dengan lebih baik,” kata Luqman.
KA Kaligung selama ini menjadi salah satu moda transportasi yang menopang mobilitas masyarakat di jalur Pantura, termasuk konektivitas Pekalongan, Semarang, Tegal hingga Cirebon.Bagi masyarakat Pekalongan, kereta api menjadi pilihan perjalanan yang relatif praktis untuk menghindari kepadatan lalu lintas darat, terutama ketika arus perjalanan menuju Semarang meningkat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....